Simak Peraturan Baru untuk Guru dan Siswa di Jakarta DKI selama Nataru 2022 !

Kegiatan pendidikan pada akhir semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022 menjelang Natal dan Tahun Baru 2022 bagi di DKI Jakarta mengalami perubahan.

Ega Alfreda/ Tribun Jakarta
Suasana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di SDN 2 Gondrong, Kota Tangerang, Senin (8/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kegiatan pendidikan pada akhir semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022 menjelang Natal dan Tahun Baru 2022 bagi di DKI Jakarta mengalami perubahan.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengeluarkan Surat Edaran Nomor 84/SE/2021 tentang Kegiatan Pada Akhir Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2021/2022 Menjelang Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022.

"Ya, ada yang baru, SE Nomor 84/SE/2021," kata Kepala Bagian Humas Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Taga Radja Gah, Jumat (10/12/2021).

Perubahan kegiatan pendidikan di Jakarta mencakup penundaan cuti Natal dan Tahun terhadap guru dan jadwal pembagian rapor siswa. 

Baca juga: Libur Nataru Tanpa PKKM Level 3, Pemkot Bekasi Buat Skema Pengetatan Buat Warga Keluar Daerah

Berikut isi surat edaran tersebut:

1. Pemberian/ Persetujuan Cuti kepada Pendidik dan Tenaga Kependidikan di semua Satuan Pendidikan ditunda selama periode libur Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 (tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022).

2. Penetapan tanggal rapor semester ganjil sesuai Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2021/2022 pada tanggal 17 Desember 2021.

Baca juga: Pemprov DKI Larang ASN Cuti Hingga Berpergian Keluar Daerah Saat Libur Nataru Selama 10 Hari

3. Pembagian rapor yang semula dijadwalkan tanggal 17 Desember 2021 pada Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2021/2022 ditunda / dimundurkan menjadi tanggal 3 Januari 2022 (bersamaan dengan hari pertama masuk sekolah Semester Genap Tahun Pelajaran 2021/2022).

4. Kegiatan belajar dan mengajar di Satuan Pendidikan dilaksanakan sesuai dengan jadwal pada kalender pendidikan yang telah ditetapkan.

5. Kehadiran Pendidik dan Tenaga Kependidikan mengacu pada Keputusan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 1430 Tahun 2021 tertanggal 2 Desember 2021 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 Corona Virus Disease 2019.

Baca juga: Cegah Varian Omricon Masuk Indonesia, Bandara Soekarno-Hatta Bangun Biosafety Lab Level 2

6. Mengimbau kepada para Pendidik, Tenaga Kependidikan, Peserta Didik dan Orang Tua Peserta Didik untuk tidak bepergian dan tidak pulang kampung ke luar daerah dengan tujuan yang tidak primer/tidak penting/tidak mendesak selama periode Natal dan Tahun Baru. 7.

"Dengan terbitnya Surat Edaran ini, maka Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Nomor 83/SE/2021 tentang Kegiatan Pada Akhir Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2021/2022 Menjelang Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku," isi surat tersebut.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved