Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

Menit-menit Terakhir Hidup Brigadir J, Panggilan Masuk ke Ponsel Vera Simanjuntak Buat Tanda Tanya

Panggilan masuk ke ponsel Vera Simanjuntak, yang tak lain kekasih Brigadir J ini kemudian membuat tanda tanya. Terjadi sejam sebelum Brigadir J tewas.

Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Yogi Jakarta
Kolase TribunJakarta
Di menit-menit terakhir hidupnya, Brigadir J sempat membuat panggilan ke ponsel kekasihnya, Vera Simanjuntak sampai 23 kali. Ada apa? 

Rupanya saat itu, Irjen Sambo menerima telepon dari sangi istri terkait masalah di rumah dinas.

“Baru beberapa menit berjalan, kelihatan motor patwal berhenti, mobil berhenti,"

Baca juga: Kenapa Ada Beda Informasi? Komnas HAM Soroti CCTV di Rumdin Ferdy Sambo Saat Kematian Brigadir J

"Kata penyidik, itu karena ada telepon dari ibu (Putri) ke Pak Ferdy yang menjelaskan ada masalah ini,” ujar Taufan Damanik.

Saat itu juga, Mobil yang dikendarai Irjen Ferdy Sambo berusaha berbalik arah. Begitu juga motor patwal.

Namun karena jalanan sempit, Irjen Sambo langsung berlari ke rumah dinas.

Taufan Damanik saat menceritakan panggilan telepon Vera Simanjuntak kepada Brigadir J.
Taufan Damanik saat menceritakan panggilan telepon Vera Simanjuntak kepada Brigadir J. (YouTube Metrotv)

Brigadir J buat panggilan ke kekasih puluhan kali

Sejam terakhir hidupnya, Brigadir J rupanya sempat melakukan panggilan ke ponsel kekasihnya sebanyak 23 kali.

Hal ini terungkap berdasarkan data di HP milik Vera Simanjuntak.

Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menjelaskan bahwa miscall dari HP Brigadir J ke HP Vera Simanjuntak muncul tidak beraturan.

"Miscallnya itu sekali muncul tapi tidak beraturan waktunya sebanyak 23 kali. Ini janggal, jadi waktu miscall tidak terdengar oleh kekasihnya," kata Kamaruddin kepada Wartakotalive.com, Senin (1/8/2022).

Disebut Kamaruddin, 23 miscall datang sekali waktu namun dengan catatan waktu tak beraturan.

Suara panggilan miscall itu tidak terdengar oleh Vera Simanjuntak sehingga tidak terangkat.

"Sehingga tidak diangkat, karena tidak ada berdering. Ini janggal sekali, 23 miscall sekali waktu tapi tak beraturan. Jadi miscall beruntun 23 kali, dengan waktu tidak beraturan," kata Kamaruddin.

Baca juga: Putri Chandrawati PCR di Rumah Pribadinya, Lalu Kenapa Pindah ke TKP Penembakan Brigadir J?

Kamaruddin mengungkapkan ini adalah salah satu fakta kejanggalan dalam meninggalnya Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved