Cerita Kriminal
Seakan Tak Ada Habisnya, Polisi Tembak Polisi Terjadi Lagi: Pelaku dan Korban Juga Saling Kenal
Seakan tak ada habisnya, kasus polisi tembak polisi kembali terjadi. Kali ini, peristiwa polisi tembak polisi itu terjadi di Gorontalo, pada Jumat
Kedunya lantas bersama-sama menuju Asrama Sekolah Polisi Negara Polda Gorontalo.
Baca juga: Ada Bukti Baru, Simak 6 Fakta Kasus Polisi Tembak Polisi di Lampung, Pelaku Tak Bisa Mengelak
Tiba di TKP, korban bergegas pergi ke dapur untuk memasak mi.
Sementara pelaku berada di ruang tamu sambil bermain HP.
Secara kebetulan, ada pelontar gas air mata di meja ruang tamu.
Ini karena pada Jumat sore digelar simulasi penggunaan pelontar gas air mata.

Pelaku selanjutnya dengan iseng memainkan pelontar tersebut.
Ia tidak sadar mengarahkan moncong pelontar ke arah dapur yang ketika itu ada korban.
Korban juga tidak mengetahui karena sedang membelakangi pelaku.
Tiba-tiba selongsong gas air mata melesat dari pelontar yang tidak terkunci hingga mengenai kepala korban.
Kepala SPN Polda Gorontalo, Kombes Pol Agus Widodo membenarkan kejadian ini.
Baca juga: Meski Tak Terlibat, Anggota Polri Ini Turut Kena Getahnya dari Kasus Polisi Tembak Polisi di Lampung
Akibat terkena tembakan, korban mengalami luka parah di bagian kepala.
"Dia mengalami luka robek di kepala. Sehingga itu yang menyebabkan darah mengucur banyak," ucap Agus.
Korban yang dalam kondisi pingsan langsung dilarikan ke RS Aloe Saboe pada Jumat malam.
Agus menyebut, kondisi korban berangsur membaik pada Sabtu (17/9/2022).
Kini Bripda Arif Gani masih beristirahat untuk memulihkan kondisinya.