Antisipasi Virus Corona di DKI

24 Pasien Covid-19 BN.1 Berdomisili di Jakarta, Dinkes DKI Ungkap 56 Persen Belum Vaksin Booster

Dinkes DKI mengungkapkan ada 24 pasien Covid-19 subvarian Omicron BN.1 yang berdomisili di Jakarta. Sebagian besar pasien belum vaksin booster.

Istimewa
Pusat atau tempat vaksin booster di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang dibuka mulai pada 6 Juli 2022. Dinkes DKI mengungkapkan ada 24 pasien Covid-19 subvarian Omicron BN.1 yang berdomisili di Jakarta. Sebagian besar pasien belum vaksin booster. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengungkapkan ada 24 pasien Covid-19 subvarian Omicron BN.1 yang berdomisili di Jakarta.

Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Ngabila Salama mengatakan sebagian besar dari jumlah tersebut diketahui belum menerima vaksinasi ketiga atau vaksin booster.

Oleh sebab itu, ia mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi Covid-19, khususnya vaksin booster.

"56 persen BN.1 di Jakarta belum mendapatkan vaksinasi booster (dosis ke-3). Ayo vaksinasi segera," katanya saat dikonfirmasi, Jumat (9/12/2022).

Dari 24 pasien yang terpapar, satu diantaranya merupakan seorang balita.

Baca juga: Dinkes DKI: Vaksin Booster untuk Lansia Baru Mencapai 56,86 Persen

Kemudian lima orang anak non balita, dua lansia dan sisanya merupakan usia dewasa.

"1 orang PPLN BN.1 asal Singapura. Terdeteksi pada 10 Oktober 2022. BN.1 pertama kali dideteksi di Jakarta sudah sejak tanggal 10 Oktober 2022. Seminggu terakhir proporsinya 5 persen dari total varian yang ditemukan di Jakarta dari hasil genome sequencing. 100 persen BN.1 yang ditemukan di jakarta tidak bergejala dan gejala ringan. Mayoritas sembuh setelah isolasi mandiri," lanjutnya.

Diwartakan sebelumnya, Dinas Kesehatan DKI Jakarta sebut 24 pasien Covid-19 subvarian Omicron BN.1 berdomisili di Jakarta.

Hal ini disampaikan Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Ngabila Salama menyusul pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang telah mengumumkan Covid-19 subvarian Omicron BN.1 telah terdeteksi di Indonesia.

"Dari 24 pasien BN.1 domisili Jakarta: 30 persen tanpa gejala, 70 persen gejala ringan," Katanya saat dikonfirmasi, Jumat (9/12/2022).

Baca juga: Puluhan Lansia Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19 Booster Kedua di Kramat Jati

Dari total tersebut, satu pasien tercatat sebagai pelaku perjalanan luar negeri (PPLN). Di mana seluruhnya tengah menjalani isolasi mandiri atau isoman.

Adapun varian ini, kata Ngabila, sudah masuk ke Jakarta sejak 10 Oktober 2022 lalu.

"Semua isolasi mandiri di rumah sebagian besar sudah sembuh. Hanya 1 yang PPLN, lainnya transmisi lokal. BN.1 pertama kali dideteksi di Jakarta sudah sejak tanggal 10 Okt 2022. Seminggu terakhir proporsinya 5 persen dari total varian yang ditemukan di Jakarta dari hasil genome sequencing," pungkasnya.

 


Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved