Balita di Pasar Rebo Tewas Dianiaya
Balita di Pasar Rebo Tewas Diduga Disandera sebagai Jaminan Utang Orang Tua
Selama setahun terakhir AF tinggal di kontrakan, pasutri tersebut tidak melaporkan kehadiran balita itu ke pengurus lingkungan, sehingga tak ada yang
Penulis: Bima Putra | Editor: Acos Abdul Qodir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR REBO - Balita perempuan berinisial AF (2) warga RT 05/RW 01, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur yang tewas akibat penganiayaan diduga jadi korban penelantaran.
Dugaan itu berdasarkan karena selama ini AF tinggal di unit kontrakan bersama pasangan suami istri (pasutri) dan dua anak yang tidak memiliki hubungan darah dengan korban.
Ketua RT 05/RW 01 Sudiyono mengatakan, berdasar informasi diterimanya, AF tinggal bersama pasutri yang bukan keluarganya karena ditelantarkan oleh orang tua kandung sebagai jaminan utang.
"Katanya sih karena dia (orang tua AF) punya utang, keterangan tetangga jadi anak ini seolah disandera. Kalau utangnya dilunasi baru diambil," kata Sudiyono di Jakarta Timur, Rabu (18/1/2023).
Baca juga: Warga Sempat Dengar Suara Tangis Sebelum Balita Diduga Dianiaya di Pasar Rebo Tewas
Selama setahun terakhir AF tinggal di kontrakan, pasutri tersebut tidak melaporkan kehadiran balita itu ke pengurus lingkungan, sehingga tak ada yang mengetahui orang tua kandung korban.
Hingga AF dinyatakan tewas oleh tim dokter Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo akibat luka penganiayaan di kepala, mata, bibir dan punggung.
Namun, warga tak mengetahui pasti orangtua AF.
"Saya sendiri belum sempat tanya. Anak itu tinggal di sini sudah delapan bulan. Kalau Pasutri yang mungkin kakek nenek tiri ini sudah satu tahun lebih tinggal," ujarnya.
Baca juga: Pengakuan Sopir Pembunuh Majikan di Sunter, Niat Rampok Rumah Korban Gegara Jeratan Utang Rp 50 Juta
Baca juga: Update Terbaru Bos Perusahaan Penganiaya Anak Kandung di Apartemen Jakarta Selatan Jadi Tersangka
Sudiyono menuturkan, ketika korban dinyatakan meninggal oleh tim dokter Puskesmas pada Selasa (17/1) malam.
Pasutri tersebut sempat memanggil perempuan diduga ibu kandung AF.
Namun, pengurus lingkungan belum dapat memastikan siapa orang tua kandung AF.
Sebab, masih menunggu informasi resmi dari Unit PPA Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur yang menangani kasus.
"Jadi, pas di Puskesmas itu Pasutri sempat pergi terus datang sama perempuan, mungkin ibu korban.
Pasutri yang mungkin kakek nenek korban itu kerja jual bensin eceran, orangnya tertutup," tuturnya.

Nelangsa Tubuh Kurus Balita di Jakarta Timur, Selalu Dianiaya Orang Terkasihnya hingga Tewas |
![]() |
---|
Terkuak Detik-detik Sebelum Balita di Pasar Rebo Tewas Dianiaya, Lari Ketakutan Lihat Kakek Tirinya |
![]() |
---|
Balita di Pasar Rebo Tak Hanya Dianiaya Kakek Nenek, Ibunya Juga Diduga Kerap Main Tangan ke Korban |
![]() |
---|
Ayah Tiri Balita Korban Jaminan Utang Rp300 Ribu di Pasar Rebo Harap Mantan Istri Dihukum Berat |
![]() |
---|
Terkuak, Aksi Keji Ibu Kandung Balita Korban Jaminan Utang Rp300 Ribu di Pasar Rebo |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.