Antisipasi Wabah DBD di Jakarta, PSI Ingatkan Kader Jumantik Harus Jadi Alarm

Seiring musim hujan yang melanda saat ini, angka kasus demam berdarah dengue (DBD) di DKI Jakarta juga meningkat.

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Ketua Fraksi PSI Idris Ahmad saat ditemui di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (13/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM - Seiring musim hujan yang melanda saat ini, angka kasus demam berdarah dengue (DBD) di DKI Jakarta juga meningkat.

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Idris Ahmad mengatakan, berdasarkan data, sudah ada 46 kasus DBD di Jakarta di tahun 2023 ini.

"Berkaca dari tahun lalu kita mengalami lonjakan kasus pada bulan-bulan yang sama ini angkanya bisa mencapai sekitar 700an kasus. 

Ada pengaruh dari curah hujan akhir-akhir ini juga," kata Idris saat dihubungi, Selasa (28/2/2023).

Untuk itu, Idris mengingatkan Pemprov DKI Jakarta untuk cepat menangani penyakit ini agar tak makin banyak yang terjangkit.

Baca juga: Marahnya Teddy Minahasa dengan Mami Linda Ambil Jatah Hasil Jual Sabu Kebanyakan: Enggak Komit

"Makanya uaya preventif harus mulai dikencangkan,” kata Idris.

Satu di antaranya meminta agar Puskesmas di masing-masing wilayah dapat segera menaikan intensitas kerja sama dengan kader jumantik setempat.

“Pastikan para kader Jumantik benar-benar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik untuk melakukan langkah pencegahan di bawah koordinasi Puskesmas wilayah. 

Kader-kader ini yang menjadi alarm pertama jika harus dilakukan penambahan,” ujarnya.

Menurutnya, kewaspadaan menjadi kunci keberhasilan menekan angka wabah DBD.

“Secara keilmuan DBD adalah penyakit yang dapat dicegah agar resiko yang dialami nanti juga seminim mungkin. Tentu kita tidak ingin warga DKI terutama anak-anak harus terjangkit dulu baru kita panik bertindak. 

Apalagi penyakit ini resiko tertingginya adalah kematian,” tuturnya.

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

 

 

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved