Pilpres 2024
Banyak Gosip Ngeri Berseliweran, Alasan Refly Harun Tantang IT KPU Diaudit Forensik
Juru Bicara Timnas AMIN, Refly Harun membeberkan mengapa dirasa perlu dilakukan audit forensik terhadap KPU.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Jaisy Rahman Tohir
"Tapi persoalannya, kita tidak memiliki pilihan-pilihan yang banyak. Pilihan yang bisa dilakukan adalah, salah empatnya yang seperti yang saya katakan tadi adalah ke Mahkamah Konstitusi," kata Refly.
Diketahui, Rabu siang, massa buruh yang tergabung dalam Poros Buruh Untuk Perubahan Anies-Muhaimin menggeruduk KPU RI.
Mereka datang dengan membawa spanduk besar yang digotong layaknya ogoh-ogoh.
Spanduk itu bertuliskan "Tolak Pilpres Curang Selamatkan Suara Rakyat".
Spanduk itu juga memplesetkan kepanjangan KPU menjadi "Komisi Penipuan Umum" dan meminta agar seluruh Komisioner KPU saat ini untuk dipecat karena dianggap bagian dari kecurangan Pemilu 2024.
Di bagian kiri spanduk, massa buruh pendukung Anies-Muhaimin ini juga mengkritik Presiden Jokowi.
Mereka menyematkan Jokowi sebagai "The King Of Lip Service" dan menolak hasil Pemilu 2024.
Baca artikel menarik TribunJakarta.com lainnya di Google News
| Ada 8 Tantangan, Alumni ITB Minta Prabowo-Gibran Fokus ke Persoalan Ekonomi |
|
|---|
| Isu Raffi Ahmad Masuk Bursa Menteri Prabowo Tak Dibantah Gerindra, Prabowo Pernah Sebut Sebagai Staf |
|
|---|
| Eks Dewan Pakar TPN: Parpol Pendukung Ganjar Mahfud Lebih Layak Masuk Pemerintahan Prabowo |
|
|---|
| Pengamat Sarankan Prabowo Tempatkan Megawati, SBY dan Jokowi di DPA, Bukan Presidential Club |
|
|---|
| Pengamat Soal Surya Paloh Sungkan Minta Jatah Menteri ke Prabowo: Tak Semua Perlu Eksplisit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Juru-Bicara-Timnas-AMIN-Refly-Harun-di-Kantor-KPU-Jakarta-Pusat-2.jpg)