Pilpres 2024

Banyak Gosip Ngeri Berseliweran, Alasan Refly Harun Tantang IT KPU Diaudit Forensik

Juru Bicara Timnas AMIN, Refly Harun membeberkan mengapa dirasa perlu dilakukan audit forensik terhadap KPU.

Elga Hikari Putra/TribunJakarta.com
Juru Bicara Timnas AMIN, Refly Harun saat ikut dalam aksi buruh pendukung Anies-Muhaimin yang menolak hasil Pemilu 2024 di depan kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (21/2/2024). (2) 

"Tapi persoalannya, kita tidak memiliki pilihan-pilihan yang banyak. Pilihan yang bisa dilakukan adalah, salah empatnya yang seperti yang saya katakan tadi adalah ke Mahkamah Konstitusi," kata Refly.

Diketahui, Rabu siang, massa buruh yang tergabung dalam Poros Buruh Untuk Perubahan Anies-Muhaimin menggeruduk KPU RI.

Mereka datang dengan membawa spanduk besar yang digotong layaknya ogoh-ogoh.

Spanduk itu bertuliskan "Tolak Pilpres Curang Selamatkan Suara Rakyat".

Spanduk itu juga memplesetkan kepanjangan KPU menjadi "Komisi Penipuan Umum" dan meminta agar seluruh Komisioner KPU saat ini untuk dipecat karena dianggap bagian dari kecurangan Pemilu 2024.

Di bagian kiri spanduk, massa buruh pendukung Anies-Muhaimin ini juga mengkritik Presiden Jokowi. 

Mereka menyematkan Jokowi sebagai "The King Of Lip Service" dan menolak hasil Pemilu 2024.

Baca artikel menarik TribunJakarta.com lainnya di Google News

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved