2 Menteri Prabowo Masih Anggap Jokowi Bos, SBY Sudah Peringatkan Matahari Kembar Kacaukan Negara

Isu adanya matahari kembar di tubuh Pemerintah Republik Indonesia semakin santer.

Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden
MATAHARI KEMBAR - Presiden Prabowo Subianto saat menekan tombol peluncuran Danantara Indonesia bersama Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Senin (24/2/2025). Kini isu mencuat bahwa Prabowo dan Jokowi adalah matahari kembar, hal yang sudah diperingatkan SBY sebelumnya. (Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden) 

TRIBUNJAKARTA.COM - Isu adanya matahari kembar di tubuh Pemerintah Republik Indonesia semakin santer.

Dua menteri pembantu Presiden Prabowo Subianto terang-terangan masih menganggap Mantan Presiden Jokowi sebagai bosnya.

Setahun sebelumnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga mantan presiden, telah memperingatkan bahaya matahari kembar.

Pengamat Nilai Matahari Kembar Benar-Benar Ada

Pengamat politik Adi Prayitno menilai matahari kembar di tubuh pemerintah Republik Indonesia benar-benar ada.

Hal itu disampaikan Adi saat mengomentari banyaknya menteri pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bersilaturahmi ke kediaman Mantan Presiden Jokowi dalam suasana Idulfitri.

Pada kunjungannya ke kediaman Jokowi di Solo, Jumat (11/4/2025), Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin membuat pernyataan mengejutkan.

Keduanya sama-sama menyebut Jokowi tak hanya mantan bos, tetapi juga masih menjadi bosnya.

Trenggono dan Budi Gunadi memang menjadi menteri sejak era Presiden Jokowi. Tetapi kini, mereka adalah pembatu Presiden Prabowo.

"Dulu mungkin matahari kembar itu hanya sebatas isu hanya sebatas diskursus, hanya sebatas gosip-gosip yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, karena belum tampak siapa bosnya dan kemudian siapa yang kemudian menjadi anak buahnya."

"Tapi ketika ada dua menteri Pak Prabowo Subianto yang mengaku bahwa Pak Jokowi adalah bosnya, ini seakan-akan mengonfirmasi kok ada bos lain di luar Presiden Republik Indonesia," kata Adi di channel Youtubenya, Adi Prayitno Official, dikutip Senin (14/4/2025).

Adi juga menegaskan pengertian matahari kembar versinya.

"Matahari kembar itu adalah istilah untuk menggambarkan ada figur lain di luar presiden, ada sosok lain di luar presiden yang masih dinilai punya pengaruh, punya kekuatan dan mampu mengorkestrasi kepentingan-kepentingan politik di masa-masa yang akan datang," papar Adi.

Menurut Adi, pernyataan kedua menteri itu terlalu vulgar. Jika ingin berterima kasih kepada Jokowi, sebaiknya cukup menunjukkan kedekatan dengan foto bersama.

"Itulah yang saya sebutkan pejabat publik hari ini mesti hati-hati mengeluarkan statement-statement politiknya. Sekalipun para menteri itu sangat ingin berterima kasih kepada Pak Jokowi yang dinilai punya kontribusi penting sehingga mereka menjadi orang penting di negara kita, minimal ungkapan-ungkapannya itu tidak perlu disampaikan secara vulgar," kata Adi.

Membaca situasi tersebut, Adi mantap menyebut matahari kembar bukan isapan jempol. Presiden Prabowo dan Mantan Presiden Jokowi sama-sama bersinar.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved