Legislator Golkar Kritik Draft Usulan Raperda Kesehatan DKI, Dinilai Terlalu Fokus pada Pengobatan
Anggota Bapemperda DPRD DKI Farah Savira menilai draf Raperda tentang penyelenggaraan Siskesda masih berorientasi aspek kuratif.
Tayang:
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Tribun Jakarta/Yusuf Bachtiar
KRITIK DRAFT USULAN RAPERDA - Anggota Bapemperda DPRD DKI Jakarta
Farah Savira menilai, draft usulan Raperda Sistem Kesehatan Daerah masih terlalu fokus ke pengobatan bukan ke langkah promotif dan preventif.
Menurut dia, integrasi tersebut dapat memperkuat peran kader kesehatan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan berbasis komunitas.
"Tadi rupanya alhamdulillah ada kabar baik ke depan bahwa kader-kader kita tidak terkotak-kotakkan lagi. Sehingga Posyandu, Jumantik, dan Dasawisma bisa tergabung menjadi kader kesehatan," katanya.
Farah berharap penyatuan kader kesehatan itu juga diikuti dengan peningkatan dukungan operasional dan kesejahteraan agar sebanding dengan tugas yang mereka emban di lapangan.
"Harapannya mereka bisa mendapatkan honor ataupun operasional yang lebih memadai dan sesuai dengan pekerjaan yang mereka lakukan hari ini," pungkasnya.
Berita terkait
- Baca juga: Bapemperda DPRD DKI Gelar RDPU Raperda SPAM, Soroti Kualitas Air hingga Tarif
- Baca juga: Bapemperda DPRD DKI Targetkan Raperda RPPLH Rampung 2026, Siapkan Insentif hingga Sanksi Tegas
- Baca juga: Bapemperda DPRD DKI Bahas Raperda Pembangunan Keluarga,Sanksi Ayah Tak Bertanggung Jawab Jadi Kajian
Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita
Baca Juga
| Bapemperda DPRD DKI Dorong Sanksi Tegas dalam Raperda Pelindungan Perempuan |
|
|---|
| DPRD Jakarta Bahas Raperda Pelindungan Perempuan, Soroti Hak Pekerja hingga Pencegahan Kekerasan |
|
|---|
| DPRD DKI Bahas Raperda SPAM, Soroti Penggunaan Air Baku di Kawasan Industri |
|
|---|
| Raperda Kesehatan DKI Jakarta, Warga Usul Bentuk Kader Pengawas Minum Obat |
|
|---|
| Sanksi Penelantaran Anak dan Istri Tak Masuk Raperda Keluarga, DPRD DKI Siapkan Aturan Terpisah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/KRITIK-DRAFT-USULAN-RAPERDA-Anggota.jpg)