Skandal Epstein dan Kewaspadaan Bagi Indonesia
Kasus Jeffrey Epstein bukan sekadar skandal biasa. Ini gambaran kekuasaan dan kekayaan dapat menjadi alat untuk menutupi kejahatan besar.
Perlindungan terhadap anak dan kelompok rentan harus menjadi prioritas utama untuk mencegah terulangnya tragedi serupa.
Jika kita terus membiarkan hukum tumpul di hadapan mereka yang melanggar dan membiarkan lebih dari 3.600 penyintas TPPO berjuang sendirian melawan cacat fisik, depresi, hingga hilang ingatan, maka kita sedang mengkhianati amanat konstitusi untuk melindungi segenap bangsa.
Negara harus benar-benar hadir untuk memastikan bahwa tidak ada satu pun anak Indonesia yang harus “berteriak di depan publik” hanya untuk menuntut keadilan atas trauma yang seharusnya tidak pernah mereka alami
Kasus Epstein adalah cermin moral yang mengerikan tentang bagaimana jaringan kejahatan dapat tumbuh subur di bawah perlindungan elit.
Peringatan keras ini harus menjadi momentum bagi Indonesia untuk tidak menunggu skandal besar meledak sebelum bertindak tegas dan membangun sistem perlindungan yang kokoh.
*) Sosok penulis Mudhofir Abdullah - Guru Besar UIN Raden Mas Said Surakarta
Pendidikan: S3 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (Lulusan Doktor Terbaik Tahun 2009 Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/SKANDAL-EPSTEIN-Mudhofir-Abdullah.jpg)