TOPIK
Kasus Korupsi
-
"Mereka saat ini sedang dalam proses pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK," kata Laode kepada wartawan
-
Pengumuman tersangka ini berdasarkan pengembangan perkara kasus korupsi yang merugikan RI hingga triliunan rupiah.
-
iba sekira pukul 09.52 WIB, Lukman mengatakan kedatangannya ke KPK karena merupakan upaya pemenuhan kewajiban institusional.
-
Selain pemeriksaan terhadap Sofyan sebagai tersangka, KPK memasukan 6 nama ke daftar pemeriksaan sebagai saksi
-
"Kasus pengadaan alat olahraga di salah satu dinas di wilayah Provinsi Lampung. Nilai kerugian lebih Rp 1 Miliar," jelas Ferdy.
-
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy.
-
Penggeledahan terkait pengembangan penyidikan terhadap kasus dugaan gratifikasi yang diterima anggota DPR Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso.
-
"Tetap koordinasi sama KPK, sama Mabes (Polri) juga," kata Argo kepada wartawan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (30/4/2019).
-
Penggeledahan berkaitan dengan kasus dugaan gratifikasi anggota Komisi VI DPR RI, Bowo Sidik Pangarso.
-
Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Sofyan Basir pernah tiga kali dipanggil menjadi saksi di Pengadilan Tipikor Jakarta.
-
Uang dari Johannes Kotjo itu untuk membiayai musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) Partai Golkar.
-
Ketua Bawaslu Jakarta Utara, Mochammad Dimyati menuturkan pria tersebut ditangkap atas dugaan keterlibatan dalam politik uang.
-
Bowo Sidik Pangarso menyebut Nusron Wahid sebagai seorang muslim yang beriman usai dirinya menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK.
-
Tersangka KPK, Bowo Sidik Pangarso menyinggung nama Nusron Wahid terkait amplop serangan fajar. Bagaimana reaksi Golkar, KPK dan Nusron Wahid?
-
Kepala RS Polri Kramat Jati , Brigjen Pol Musyafak, mengungkap Romahurmuziy mengalami sakit di bagian saluran pencernaan.
-
Tersangka kasus dugaan suap jual beli jabatan di Kementerian Agama itu berada di RS Polri sejak 2 April 2019
-
"Nah, Rommy (Romahurmuziy, Red) ini tahapnya baru sampai bilang dijebak saja karena dia kan belum masuk sampai tahap persidangan," ucapnya.
-
Selanjutnya, seperti diungkapkan Saut, AMU meminta Rp 50 juta kepada KSU dari PT GK dan Rp 100 juta kepada KET dan GT
-
"Saya baru tahu belakangan Pak Haris adalah menantu Pak Roziki," kata Khofifah
-
"Ada uang yang diamankan dan sedang didalami juga terkait dengan transaksi yang menggunakan sarana perbankan," ucap Febri Diansyah.
-
"Pasal yang disangkakannya itu kan melawan hukum, kemudian merugikan keuangan negara, menyalahgunakan kewenangan, jadi itu yang belum terpenuhi,”
-
Jelas Febri, pria yang kerap dipanggil Rommy itu mengeluh sulit tidur selama berada di dalam rumah tahanan KPK.
-
"Pak Menteri Agama menyampaikan, 'Mas, itu tidak ada uang yang aneh-aneh. Semua uang itu adalah honor-honor saya selama menjadi menteri'," kata Asrul
-
"Dan ada yang dibanderol sampai Rp4 miliar. Saya juga engga percaya kan cuma rumornya, baru percaya setelah ada OTT di Jawa Timur," kata Jasin.
-
Muafaq Wirahadi dan Haris Hasanuddin diduga telah menyuap Romy untuk mengurus proses lolos seleksi jabatan di Kemenag.
-
"Dari ruangan Menteri Agama termasuk juga disita dari ruangan Menteri Agama sejumlah uang dalam bentuk rupiah dan dollar Amerika," kata Febri
-
KPK menduga jika Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Romy tak sendirian dalam menerima aliran dana terkait dugaan suap jual beli jabatan
-
KPK membongkar dugaan suap jual beli jabatan dalam seleksi jabatan tinggi di Kemenag.
-
Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif membantah pernyataan Ketua Umum PPP Romahurmuziy yang mengaku dijebak dalam operasi tangkap tangan KPK
-
Dirinya pun telah memerintahkan kepada seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kementerian Agama untuk bekerja sama dengan aparat KPK
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved