Polsek Ciracas Dibakar
Tukang Parkir Berulah, Perabotan dan Rumah Orangtua Hancur Hingga Minta ini ke Panglima TNI
Dagangan, perabotan, lemari hingga televisi hancur di rumah orangtua tukang parkir Iwan Hutapea, satu dari lima orang yang keroyok anggota TNI.
TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Puluhan orang tak dikenal merusak rumah orangtua Iwan Hutapea di Ciracas, Jakarta Timur.
Iwan satu dari lima orang yang terlibat pengeroyokan dua anggota TNI di pertokoan Arundina, Ciracas, Jakarta Timur pada Senin (10/12/2018) sore.
Kini, rumah orangtua Iwan hancur.
Perabotan di dalam rumah tidak ada yang tersisa karena dihancurkan puluhan orang yang mencari Iwan pada Selasa (11/12/2018) malam.
Sang ibu, Surta (58), menuntut rugi atas tindakan puluhan orang yang menghancurkan isi rumah mereka.
• Sederet Fakta Penangkapan Lima Pengeroyok Dua Anggota TNI di Pertokoan Arundina
• Warga Cemas setelah Dua Anggota TNI Dikeroyok Tukang Parkir, Anies Baswedan Bereaksi
• Simpan Belasan Ribu Petasan di Rumahnya, Warga Cipondoh Ini Hanya Didata dan Tak Ditahan
• Ikut Keroyok Anggota TNI, Tukang Parkir Iwan Dicari Puluhan Orang Hingga Rumahnya Diobrak-abrik
Ia pun meminta pertanggungjawaban Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto atas perbuatan puluhan orang tak dikenal yang merusak rumahnya.
Di rumah itu ia hanya tinggal berdua bersama suaminya, Holuan Hutapea (63).
Sementara Iwan sudah tinggal bersama istrinya, terpisah dari rumah orangtuanya sejak 2013.
Berikut TribunJakarta.com himpun sederet fakta tentang Iwan dan keluarganya.
Minta keadilan Panglima TNI
Surta beralasan meminta pertanggung jawaban Panglima TNI lantaran dari puluhan orang yang mendatangi rumahnya mengaku sebagai anggota TNI.
"Pas mereka menyerang rumah saya, dia bilang TNI, tapi enggak pakai seragam," ujar Surta kepada Tribunnews.com pada Kamis (13/12/2018).
"Panglima TNI kembalikan lagi saya punya jualan, TV lemari nggak bisa lagi dipakai," sambung Surta.
Pantauan Tribunnews.com, rumah Holuan dan Surta di Jalan H. Bain RT.005/ 06 No. 28 Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

Kondisi warung di depan rumah hancur berantakan.