Kebijakan Ganjil Genap

Evaluasi Perluasan Ganjil Genap, Kemacetan di DKI Jakarta Berkurang

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menyebut perluasan ganjil genap mampu mengurangi data kemacetan di ibu kota.

Evaluasi Perluasan Ganjil Genap, Kemacetan di DKI Jakarta Berkurang
TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Petugas Kepolisian memberi sanksi tilang kepada pengendara yang melanggar aturan ganjil genap di kawasan Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (9/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menyebut perluasan ganjil genap mampu mengurangi data kemacetan di ibu kota.

Syafrin, sapaannya, menyatakan volume lalu lintas di DKI Jakarta sempat turun sekitar 25,24 persen pada beberapa waktu lalu.

"Volume lalu lintas, kan, sempat turun 25,24 persen. Kami ambil pada ganjil genap saat pagi dan sore hari," kata Syafrin, saat dihubungi Wartawan, Minggu (15/9/2019).

Karenanya, Syafrin mengimbau warga Jakarta agar menggunakan transportasi umum.

"Jadi, kami mengimbau peran serta aktif masyarakat dalam kebijakan ini dengan ayo kita sama-sama gunakan angkutan umum," ujarnya.

Dia melanjutkan, pihak Dinas Perhubungan telah mempraktekkan aturan menggunakan kendaraan transportasi umum tiap Rabu.

"Kami dari Dishub sudah memulai, saya menempatkan satu hari itu di Dishub setiap hari Rabu ada car free day. Jadi tinggalkan kendaraan motor Anda, wajib sifatnya dan gunakan angkutan umum," bebernya.

Evaluasi Perluasan Ganjil Genap, Penumpang TransJakarta Melonjak

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menyebut hasil evaluasi sistem ganjil-genap kendaraan di ibu kota berdampak positif bagi TransJakarta.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved