Demo di Jakarta

Imbau Massa Tak Anarkis Saat Demo, Pemkot Jaktim Akan Beri Pendampingan Pelajar di Sekolah

Pemkot Jakarta Timur imbau massa tak anarkis dalam menyampaikan aspirasi.

TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Wali Kota Jakarta Timur M Anwar, Sabtu (14/9/2019) 

Mirisnya, begitu ditanya alasan bertolak ke Jakarta, semua siswa tersebut kompak menjawab tidak bisa menjawab pertanyaan.

"Ini kan miris juga, kalau tadi saya tanya alasan mereka berangkat ke Jakarta itu mereka tidak tahu alasannya karena apa dan mau ngapain ke sana," ucap Karim.

Lanjutnya, para pelajar tersebut dipastikan tidak membawa senjata tajam atau pun benda tumpul lainnya hanya alat peraga yang sudah mereka siapkan dari Tangerang.

Hingga hari ini, Jajaran Polres Metro Tangerang Kota masih terus melakukan penyekatan di jalan untuk menjaring siswa yang berangkat ke Jakarta untuk demo.

"Kita akan terus melakukan penyekatan di wilayah-wilayah Kota Tangerang. Kita juga melihat eskalasi di Jakarta bagaimana, yang jelas pengamanan akan terus kita lakukan," tegas Karim.

Sementara, R (16) seorang siswa dari Teluknaga, Kabupaten Tangerang mengakui kalau tidak tahu alasan pasti dirinya ikut berangkat demo ke Jakarta kemarin.

ia mengaku hanya ikut ajakan teman saja dan tahu ada demo dari media sosial.

"Enggak tahu bang (alasannya), ikut teman-teman saja saya. Tahu dari medsos juga rame kalau ada demo dan sudah ada yang di sana (Jakarta) duluan," aku R.

Dari para pelajar tersebut, ditemukan sejumlah alat peraga berupa kertas karton dan spanduk yang bertuliskan tuntutan kepada pemerintah dan DPR RI untuk menghentikan RUU KUHP dan mencabut RUU KPK.

Sekolah di Cengkareng Ini Akui Puluhan Siswanya Sempat Diamankan Saat Hendak Demo ke DPR

Gedung SMK Cengkareng 2 Jakarta. 30 siswa dari sekolah ini sempat diamankan Polres Metro Jakarta Barat saat hendak demo di Gedung DPR pada Rabu (25/9/2019).

 
Gedung SMK Cengkareng 2 Jakarta. 30 siswa dari sekolah ini sempat diamankan Polres Metro Jakarta Barat saat hendak demo di Gedung DPR pada Rabu (25/9/2019).   (TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA)

Polres Metro Jakarta Barat telah melepaskan 144 pelajar yang sempat diamankan saat hendak demo ke Gedung DPR pada Rabu (25/9/2019).

Mereka dilepaskan setelah dijemput oleh orangtuanya dan pihak sekolah.

144 pelajar tersebut berasal dari 29 sekolah di Jakarta dan Tangerang, dimana yang terbanyak berasal dari SMK Cengkareng 2 Jakarta.

Pihak SMK Cengkareng 2 Jakarta membenarkan bahwa memang ada 30 siswanya yang diamankan Polres Metro Jakarta Barat saat hendak demo di Gedung DPR.

"Memang benar ada siswa kami yang diamankan, namun diamankannya itu di Slipi saat mereka baru hendak ke DPR. Bukan diamankan karena terlibat kericuhan," ujar Guru Bimbingan Konseling SMK Cengkareng 2 Jakarta, Irawan saat ditemui di sekolah tersebut, Kamis (26/9/2019).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved