Demo di Jakarta

Imbau Massa Tak Anarkis Saat Demo, Pemkot Jaktim Akan Beri Pendampingan Pelajar di Sekolah

Pemkot Jakarta Timur imbau massa tak anarkis dalam menyampaikan aspirasi.

TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Wali Kota Jakarta Timur M Anwar, Sabtu (14/9/2019) 

Irawan menekankan hal tersebut lantaran sempat beredar informasi di media sosial yang menyebutkan daftar sekolah dan jumlah siswa yang diamankan Polres Metro Jakarta Barat karena terlibat aksi anarkisme saat terjadinya kericuhan.

Dalam pesan yang beredar tertulis ada 33 siswa SMK Cengkareng 2 Jakarta yang diamankan.

"Sekolah kami memang yang paling banyak diamankan, tapi jumlahnya itu 30 siswa bukan 33 seperti yang beredar di media sosial karena terlibat kericuhan," kata Irawan.

4 Pemain Telat Gabung TC, Pilar Persebaya Surabaya Dapat Keringanan dari Fakhri Husaini

LINK Live Streaming Persipura Vs PSM Makassar: Juku Eja Waspadai Bangkitnya Mutiara Hitam

Sinopsis Drama Ishq Mein Marjawan, Jumat 27 September 2019: Arohi Menusuk Orang Ini

Eks Vokalis Banda Neira Ditangkap Polisi: #BebaskanAnandaBadudu Dibuat Petisi dan Trending 1 Twitter

Irawan justru berterima kasih pada polisi lantaran mengamankan para siswanya sebelum mereka tiba di DPR dan bergabung para pelajar lainnya.

"Jadi siswa kami saat dihadang polisi di Slipi mereka tidak ada yang kabur, semuanya nurut," ujarnya.

Dikatakan Irawan, para siswanya sudah diperbolehkan pulang pada Rabu malam seusai orangtua mereka mendatangi Mapolres Metro Jakarta Barat.

"Dan siswa kami juga tidak ada yang membawa senjata tajam. Jadi langsung diperbolehkan pulang setelah dijemput orangtuanya," katanya.

Ia menjelaskan, 30 siswanya yang sempat diamankan berasal dari Kelas X dan XI.

Mereka diduga hendak ke Gedung DPR lantaran penasaran untuk mengikuti aksi unjuk rasa yang dilakukan para pelajar.

Terlebih, pekan ini siswa sedang menjalani Ujian Tengah Semester sehingga pulang lebih cepat.

Untuk mengantisipasi agar kejadian ini tak terulang, ia menyebut pihak sekolah akan bekerjasama dengan Sudin Pendidikan dan TNI Polri untuk memberikan pembinaan kepada siswa.

"Untuk pembinaan itu sudah kami agendakan. Tidak hanya kepada 30 siswa ini saja, tapi kepada siswa keseluruhan. Kalau untuk sanksi kami belum memutuskan apa yang akan diberikan," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved