Babak Baru Cawagub DKI
Pemilihan Wagub DKI Dilakukan Senin (6/4/2020), Digelar Tertutup dan Diprediksi Dihadiri 130 Orang
Kegiatan digelar secara tertutup, hanya disaksikan orang yang berkepentingan dalam acara, yakni eksekutif dan legislatif
Penulis: MuhammadZulfikar | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Dua Cawagub DKI, yaitu Ahmad Riza Patria dan Nurmasjah Lubis pun akan saling bersaing memperebutkan hati para anggota dewan Kebon Sirih.
"Iya nanti siang (uji kepatutan dan kelayakan) jam 1 siang," ucap Basri Baco, Jumat pagi.
Mekanismenya, masing-masing Cawagub akan terlebih dahulu menyampaikan visi misi mereka, kemudian secara bergantian setiap fraksi bakal bertanya kepada Riza Patria dan Nurmasjah Lubis.
"Visi misi dulu, kasih waktu, habis itu fraksi mana dulu bertanya, langsung jawab. Tanya lagi, lalu jawab, begitu aja," ujarnya saat dikonfirmasi.
• Kisah Penjaga Warteg Tetap Mudik: Ingat Pesan Mendiang Ibu Hingga Rindu Anak dan Suami
• Kisah Harry, Bantu Bagikan Makanan dan Sembako Selama Pandemi Corona: Berawal dari Curhatan Ojol
• Bosan Selama Social Distancing? Ini Rekomendasi 5 Game Online Seru untuk Temani Kamu di Rumah
• UPDATE Kecelakaan di Tol Dalam Kota Pengemudi Terbakar di Dalam Avanza, Sopir Mercy Jadi Tersangka
• Imbas Corona, Gaji Pemain Liga 1 Dibayar 10 Persen Hingga Berdampak ke Pendapatan Pelatih Timnas
Live streaming khusus anggota DPRD
Penyampaian visi misi sekaligus uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI dipastikan tak dapat disaksikan secara langsung (live streaming) oleh warga Jakarta.
Pasalnya, Panitia Pemilihan (Panlih) Wagub DKI memutuskan untuk membagikan video itu setelah proses fit and proper test rampung digelar.
"Nanti jadinya disebar file tappingnya. Nanti setelah acara (selesai)," ucapnya, Jumat (3/4/2020).
Politisi PAN ini menyebut, pihaknya memfokuskan penayangan siaran langsung bagi para anggota dewan yang tak hadir.
Sebab, proses penyampaian visi misi dan fit and proper test ini dibatasi jumlah pesertanya.
"Jadi kita fokus livenya itu untuk anggota DPRD. Mereka video conference, kita pakai (aplikasi) zoom," ujarnya saat dikonfirmasi.
"Di ruangan hanya perwakilan masing-masing fraksi, pimpinan, Cawagub, dan Sekwan," sambungnya.
Meski tak disiarkan secara langsung, Andy, sapaan akrab Farazandy mengatakan, masyarakat tetap dapat melihat jalannya uji kepatutan dan kelayakan itu secara utuh.
Ia pun memastikan, pihaknya tak akan memotong video yang bakal diungkah dan dipublikasi kepada masyarakat.
"Nanti kita tayangkan full (kegiatan) di ruangan. Dalam arti harusnya enggak diedit karena kita ada satu kamera vuat teleconference dan satu lagi buat full," kata Andy.
Mekanis ini disebutnya, diterapkan setelah disepakati bersama oleh pimpinan dewan Kebon Sirih.
"Ini sudah keputusan bersama dari hasil diskusi dengan pimpinan, semuabsifatnta itu akan post after," tuturnya.
"Jadi kita putuskan live streaming hanya ke anggota dewan, tertutup, close. Tapi setelah itu kita tayangkan," sambungnya. (TribunJakarta.com/Warta Kota)