Babak Baru Cawagub DKI

Pemilihan Wagub DKI Dilakukan Senin (6/4/2020), Digelar Tertutup dan Diprediksi Dihadiri 130 Orang

Kegiatan digelar secara tertutup, hanya disaksikan orang yang berkepentingan dalam acara, yakni eksekutif dan legislatif

Penulis: MuhammadZulfikar | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TribunJakarta/Dionisus Arya Bima Suci
Panlih Wagub DKI bersama dua Cawagub DKI, Ahmad Riza Patria (baju putih) dan Nurmasjah Lubis (batik oranye) usai seleksi wawancara di DPRD DKI, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (18/3/2020). 

Dua Cawagub DKI, yaitu Ahmad Riza Patria dan Nurmasjah Lubis pun akan saling bersaing memperebutkan hati para anggota dewan Kebon Sirih.

"Iya nanti siang (uji kepatutan dan kelayakan) jam 1 siang," ucap Basri Baco, Jumat pagi.

Mekanismenya, masing-masing Cawagub akan terlebih dahulu menyampaikan visi misi mereka, kemudian secara bergantian setiap fraksi bakal bertanya kepada Riza Patria dan Nurmasjah Lubis.

"Visi misi dulu, kasih waktu, habis itu fraksi mana dulu bertanya, langsung jawab. Tanya lagi, lalu jawab, begitu aja," ujarnya saat dikonfirmasi.

Kisah Penjaga Warteg Tetap Mudik: Ingat Pesan Mendiang Ibu Hingga Rindu Anak dan Suami

Kisah Harry, Bantu Bagikan Makanan dan Sembako Selama Pandemi Corona: Berawal dari Curhatan Ojol

Bosan Selama Social Distancing? Ini Rekomendasi 5 Game Online Seru untuk Temani Kamu di Rumah

UPDATE Kecelakaan di Tol Dalam Kota Pengemudi Terbakar di Dalam Avanza, Sopir Mercy Jadi Tersangka

Imbas Corona, Gaji Pemain Liga 1 Dibayar 10 Persen Hingga Berdampak ke Pendapatan Pelatih Timnas

Live streaming khusus anggota DPRD

Penyampaian visi misi sekaligus uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI dipastikan tak dapat disaksikan secara langsung (live streaming) oleh warga Jakarta.

Pasalnya, Panitia Pemilihan (Panlih) Wagub DKI memutuskan untuk membagikan video itu setelah proses fit and proper test rampung digelar.

"Nanti jadinya disebar file tappingnya. Nanti setelah acara (selesai)," ucapnya, Jumat (3/4/2020).

Politisi PAN ini menyebut, pihaknya memfokuskan penayangan siaran langsung bagi para anggota dewan yang tak hadir.

Sebab, proses penyampaian visi misi dan fit and proper test ini dibatasi jumlah pesertanya.

"Jadi kita fokus livenya itu untuk anggota DPRD. Mereka video conference, kita pakai (aplikasi) zoom," ujarnya saat dikonfirmasi.

"Di ruangan hanya perwakilan masing-masing fraksi, pimpinan, Cawagub, dan Sekwan," sambungnya.

Meski tak disiarkan secara langsung, Andy, sapaan akrab Farazandy mengatakan, masyarakat tetap dapat melihat jalannya uji kepatutan dan kelayakan itu secara utuh.

Ia pun memastikan, pihaknya tak akan memotong video yang bakal diungkah dan dipublikasi kepada masyarakat.

"Nanti kita tayangkan full (kegiatan) di ruangan. Dalam arti harusnya enggak diedit karena kita ada satu kamera vuat teleconference dan satu lagi buat full," kata Andy.

Mekanis ini disebutnya, diterapkan setelah disepakati bersama oleh pimpinan dewan Kebon Sirih.

"Ini sudah keputusan bersama dari hasil diskusi dengan pimpinan, semuabsifatnta itu akan post after," tuturnya.

"Jadi kita putuskan live streaming hanya ke anggota dewan, tertutup, close. Tapi setelah itu kita tayangkan," sambungnya. (TribunJakarta.com/Warta Kota)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved