Dipuji Ahok dan Dipakai Anies, Terungkap 2 Pendahulu Yusmada yang Didepak karena Banjir Jakarta

Yusmada Faizal dilantik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai Kadis SDA. Anies sudah mengganti dua Kadis SDA DKI selama dirinya menjabat.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Asisten Pembangunan dan Lingkungan DKI Jakarta Yusmada Faizal di Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (4/4/2019). Yusmada Faizal dilantik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta 

Terkait hal ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut, pergantian jabatan di tubuh Dinas SDA ini merupakan hal yang lumrah.

"Ya pergantian, mutasi, rotasi, apapun namanya dalam jabatan struktural di DKI Jakarta itu sesuatu yang biasa. Orang itu kan harus tour of duty," ucapnya, Selasa (23/2/2021).

Politisi Gerindra ini menyebut, Gubernur Anies Baswedan sebagai orang nomor satu di DKI disebutnya telah mempertimbangkan pergeseran jabatan ini dengan matang.

Meski demikian, Ariza tak menjelaskan secara rinci pertimbangan mendepak Juaini dari posisi Kadis SDA.

"Ada berbagai pertimbangan, semuanya telah dipertimbangkan masak-masak, kriterianya disesuaikan kompetensi, pembidangan, dan visi-misi," ujarnya.

Ariza berharap, Kepala Dinas SDA yang baru bisa menjalankan tugasnya sebaik mungkin, sehingga ke depan masalah banjir bisa segera dituntaskan.

Kepada Juaini pun Ariza berpesan agar menjalankan tugas barunya sebagai Wakil Wali Kota Jakarta Utara dengan sebaik-baiknya.

"Yang penting semua bisa memahami dan mengerti, dimanapun kita diberi kesempatan menjabat, di situ tempat kita berbakti memberikan kontribusi terbaik," kata dia.

Bantah Gegara Banjir Awal 2021

Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Juaini Yusuf saat ditemui di Balai Kota DKI, Gambir, Jakarta Pusat.
Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Juaini Yusuf saat ditemui di Balai Kota DKI, Gambir, Jakarta Pusat. (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci)

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menampik kabar yang menyebut pencopotan Juaini Yusuf dari jabatan Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) disebabkan oleh banjir yang menerjang di ibu kota di awal tahun 2021 ini.

Bahkan, Ariza menyebut kinerja selama setahun lebih menjabat sebagai Kepala Dinas SDA sudah sangat baik.

"Sekarang ini seluruh jajaran bekerja sebaik-baiknya dan mencapai hasil yang kami harapkan bersama," ucapnya, Rabu (24/2/2021).

"Terkait dengan banjir itu memang masalah kita setiap tahun, pak Juaini sejauh ini bekerja sudah cukup baik," tambahnya menjelaskan.

Kinerja Juaini yang baik pun terlihat dari wilayah terdampak banjir dan jumlah pengungsi yang menurun drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Banjir tahun ini kami juga berhasil mengurangi genangan dan mempercepat surutnya air. Jadi, saya kita ini sesuatu yang berhasil," ujarnya di Balai Kota.

Untuk itu, ia menyebut, pergantian pimpinan di jajaran Pemprov DKI merupakan hal yang wajar dan tak perlu diributkan lagi.

"Pergantian di setiap institusi, termasuk Pemprov DKI itu hal biasa. Kami selalu setiap rotasi mempertimbangkan kompetensi," tuturnya.

Kinerja Yusmada Dipuji Ahok

Yusmada Faizal saat jadi Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta di Balai Kota, Selasa (6/3/2018). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melantik Yusmada Faizal sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Alam (SDA).
Yusmada Faizal saat jadi Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta di Balai Kota, Selasa (6/3/2018). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melantik Yusmada Faizal sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Alam (SDA). (KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Yusmada Faizal dapat mengelola air di musim hujan sehingga bencana banjir dapat dihindari.

"Kita sama-sama menghadapi musim hujan. Khusus kepada Kepala Dinas SDA yang telah ada pengalaman, jika sudah mendapatkan amanat, untuk segera mengorganisir kekuatan kita dalam menanggulangi musim penghujan. Segera pastikan pengelolaan kita di sana berjalan dengan sebaik-baiknya," kata Anies dalam keterangan tertulis, Selasa.

Ternyata, Yusmada sudah malang melintang duduk di kursi pejabat DKI sejak beberapa tahun silam.

Pada 2015, di masa kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, ia ditunjuk sebagai Kepala Dinas Bina Marga dan mendapat pujian dari gubernur tersebut karena kinerjanya.

Sepak terjang Yusmada Dalam masa jabatannya sebagai Kepala Dinas Bina Marga, Yusmada memimpin pembangunan beberapa proyek 'raksasa', seperti Simpang Susun Semanggi di Jakarta Selatan yang menjadi warisan Ahok.

Ahok memuji kinerja Yusmada karena mampu mengemban tugas dengan baik.

"Saya rasa ini (Kepala Dinas Bina Marga) yang paling baik, dari beberapa yang sudah disisir. Pak Yusmada mengerti apa yang saya mau. Kami sering berkoordinasi dan terbukti dia bisa menerapkannya," ujar Ahok, November 2015 lalu.

Baca juga: Tangis Eks Wali Kota Solo FX Rudy Berkorban Demi Megawati: Jangan Sampai Ibu Saya Ini Jatuh

Baca juga: Tetangga Soroti Perselingkuhan Nissa Sabyan, Orangtua Kena Dampaknya: Malu, Enggak Keluar Rumah!

Baca juga: Menghindar saat Dipanggil Ashanty, Suteng Nangis Kasihan Lihat Kondisi Istri Anang: Gak Tega

Selain itu, Yusmada juga memimpin pengerjaan proyek revitalisasi trotoar Tanah Abang, Jakarta Pusat, di bulan Agustus 2015.

Trotoar selebar 1 meter yang disesaki dengan pedagang kaki lima tersebut diperlebar menjadi 2-5 meter.

Total panjang trotoar yang dikerjakan mencapai 1,5 kilometer.

Pelebaran jalur pejalan kaki di Tanah Abang ini merupakan proyek percontohan.

Pemprov DKI Jakarta saat itu menganggarkan dana Rp 263 miliar untuk merenovasi trotoar di 48 lokasi sepanjang tahun 2015, seperti ditulis dalam buku Ahok-Anies: Tentang Menata Keruwetan Pasar Tanah Abang terbitan TEMPO Publishing.

Di bawah kepemimpinan Yusmada, Dinas Bina Marga DKI juga membangun jalan layang khusus Transjakarta Tendean-Cileduk, Jakarta Selatan, dengan panjang lintasan 9,4 kilometer.

Proyek senilai Rp 2,5 triliun itu menghubungkan Jalan Tendean dan Jalan Ciledug di Jakarta Selatan dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.

Sebelum ditunjuk sebagai Kepala Dinas SDA, Yusmada sempat menjabat sebagai Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Setda DKI Jakarta.

Selama menjabat, ia bertanggung jawab mengawasi berbagai pembangunan infrastruktur di DKI Jakarta, termasuk pembangunan trotoar di jalan protokol dan Flyover Tapal Kuda Tanjung Barat dan Lenteng Agung.
(TribunJakarta.com/Wartakota/Kompas)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Anies Baswedan Copot Kadis Sumber Daya Air DKI Karena Alasan Ini

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved