Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Varian Baru Corona Ditemukan di Karawang, Wagub DKI: Otoritas Pintu Masuk di Tangan Pusat 

Riza Patria bereaksi soal 2 kasus varian baru virus corona yang ditemukan di Karawang. Ia menyinggung soal pintu kedatangan dan kebeberangkatan.

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balai Kota, Selasa (5/1/2020). Riza Patria bereaksi soal 2 kasus varian baru virus corona yang ditemukan di Karawang. Ia menyinggung soal pintu kedatangan dan kebeberangkatan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria bereaksi soal dua kasus varian baru virus corona yang ditemukan di Karawang, Jawa Barat.

Ia pun menyinggung soal pintu kedatangan dan keberangkatan luar negeri di Bandara dan pelabuhan yang semuanya merupakan kewenangan pemerintah pusat.

"Itu menjadi kewenangan dan otoritas pemerintah pusat. Tentu kita percaya pemerintah pusat, apakah Pelindo, apakah Angkasa Pura sudah menyediakan mekanisme, aturan, SOP, dan strategi pencegahan di pintu-pintu masuk," ucapnya, Rabu (3/3/2021).

Guna mencegah mutasi virus corona ini masuk ke ibu kota, Ariza mengaku telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

Langkah antisipasi pun disebutnya telah sejak lama disiapkan untuk mencegah virus corona varian baru ini menyebar di Jakarta.

"Dinas Kesehatan terus berkoordinasi dengan Satgas pusat, mudah-mudahan kami bisa atasi virus baru ini," ujarnya di Balai Kota.

Baca juga: Varian Baru Virus Corona Masuk Indonesia, Belum Ada Aturan Baru Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta

Baca juga: Latihan Perdana Persita tak Dihadiri Seluruh Pemain, Widodo CP Bocorkan Kondisi Pemainnya: Fun Saja

Baca juga: Biar Bisa Berduaan, Oknum Lurah di Bekasi Kurung Wanita Pedagang Warung, Kini Begini Nasibnya

Masyarakat pun diminta untuk tetap menjalankan protokol kesehatan secara disiplin.

Tujuannya agar penyebaran varian baru corona bisa diminimalisir.

"Meski penularannya cepat dan tidak mematikan, namun bukan berarti kita bisa santai. Justru harus kita sikapi secara bijak dengan tetap mengenakan protokol kesehatan," tuturnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved