Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

WNI dari India Lolos Karantina, Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Angkat Bicara

Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Bandara Soekarno-Hatta angkat suara soal mafia yang membebaskan penumpang dari luar negeri

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFEDA
Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Bandara Soekarno-Hatta, Romi Yudianto (tengah) saat ditemui di kantornya, Selasa (26/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Bandara Soekarno-Hatta angkat suara soal dugaan mafia yang membebaskan penumpang dari luar negeri tanpa karantina selama lima hari.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Bandara Soekarno-Hatta, Romi Yudianto menegaskan kalau pihaknya tidak mungkin masuk dalam tindakan mafia tersebut.

"Saya luruskan ya kalau Imigrasi kan hanya memerika dokumen keimigrasian. Nah kalau masalah kekarantinaan itu ada gugus tugas sendiri dan dari KKP Kementerian Kesehatan," Jelas Romi saat dihubungi, Selasa (27/4/2021).

Baca juga: 454 WN India Masuk ke Indonesia, Ditjen Imigrasi Segera Terbitkan SE Larangan Masuk

Ia meneruskan, secara fungsi Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta hanya memeriksa dokumen keimigrasian kepada penumpang yang datang dari luar negeri.

Jadi, kata Romi, pihaknya sama sekali tidak ada sangkut paut dengan kekarantinaan penumpang dari luar negeri yang mendarat di Bandara Soekarno-Hatta.

Baca juga: Ratusan Warga India Mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Ini Penjelasan Pihak Imigrasi

"Sama sekali tidak ada kaitannya dengan keimigrasian, kira hanya memeriksa dokumen (keimigrasian), paspor dan visa. Jadi tegaskan lagi bukan fungsi dari imigrasi soal karantina," tegas Romi lagi.

Sementara, PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Utama (KCU) Bandara Soekarno-Hatta menyelidiki soal penangkapan pegawai di bandar udara tersebut yang terlibat mafia pelolosan warga negara indonesia (WNI) yang datang dari India tanpa karantina.

Sebab, Polda Metro Jaya meringkus tiga orang yang diduga terseret kasus pelanggaran kekarantinaan kesehatan.

Bahwasanya, seorang Warga Negara Indonesia (WNI) dari India pernah lolos tidak melakukan karantina selama 5 hari setibanya di Bandara Soekarno-Hatta.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved