Breaking News:

Sidang Rizieq Shihab

Pakar Bandingkan Pernyataan Rizieq Shihab di Kasus RS Ummi dengan Ucapan Terawan

Pakar hukum kesehatan dr. Nasser membandingkan pernyataan Rizieq Shihab yang disebut berbohong di kasus tes swab RS UMMI Bogor

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Pakar hukum kesehatan dr. Nasser saat dihadirkan sebagai saksi ahli dari tim kuasa hukum Rizieq Shihab di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (11/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Pakar Hukum kesehatan dr. Nasser membandingkan pernyataan Rizieq Shihab yang disebut berbohong di kasus tes swab RS UMMI Bogor dengan ucapan Terawan saat menjabat Menteri Kesehatan.

Pernyataan ini disampaikan Nasser saat dihadirkan sebagai saksi ahli dari tim kuasa hukum Rizieq pada sidang perkara tes swab RS UMMI Bogor yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Awalnya Rizieq bertanya kepada Nasser apakah bila seorang pasien yang menyatakan dirinya merasa sehat tanpa mengetahui terkonfirmasi Covid-19 dapat disebut memberitahukan berita bohong.

Baca juga: Tambah Saksi Demi Putusan Meringankan, Rizieq Shihab Mohon ke Hakim Dengarkan Ahli Bahasa

Pasien dalam hal ini merupakan dirinya sendiri sewaktu dirawat di RS UMMI Bogor pada November 2020 lalu saat dia menyatakan sehat sebelum mengetahui hasil tes swab PCR-nya.

Kepada Nasser, Rizieq juga bertanya apakah seorang dokter yang menyatakan seorang pasien sehat berdasar pemeriksaan sementara sebelum hasil tes swab PCR keluar juga disebut berbohong.

Dokter dimaksud merupakan Dirut RS UMMI Bogor, dr. Andi Tatat, terdakwa di kasus sama yang didakwa menyebarkan berita bohong Pasal 14 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Baca juga: Saksi Rizieq Shihab Bela Hanif Alatas Soal Video Testimoni yang Disebut Jaksa Bohong

Baca juga: Saksi Rizieq Shihab: Bima Arya Sempat Ingin Cabut Laporan Terhadap RS UMMI Bogor

"Dikatakan oleh sosiologi mereka tidak berbohong karena memang hasil PCR belum ada tiba-tiba dipidanakan karena mereka dituduh berbohong. Ini dalam pandangan ahli ilmu kesehatan bagaimana?" tanya Rizieq kepada Naseer di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (11/5/2021).

Di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Nasser awalnya menyatakan bahwa sebagai ahli dia akan secara objektif mungkin, bukan memihak kepada Rizieq yang menghadirkannya.

Pun tim kuasa hukum Rizieq menghadirkannya guna membantah dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) bahwa Rizieq telah menyebarkan berita bohong saat menyatakan dirinya sehat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved