Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

2 Warga Masih Positif Covid-19, RT 06 RW 03 Ciracas Sudah Masuk Zona Kuning

Kasus aktif terus mengalami penurunan, RT 06 RW 03 Kelurahan/Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur kini berstatus zona kuning.

TribunJakarta/Bima Putra
Lurah Ciracas Rikia Marwan saat memberi keterangan di Ciracas, Jakarta Timur - Kasus aktif terus mengalami penurunan, RT 06 RW 03 Kelurahan/Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur kini berstatus zona kuning. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Kasus aktif terus mengalami penurunan, RT 06 RW 03 Kelurahan/Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur kini berstatus zona kuning.

Dalam beberapa minggu terakhir, RT 06 RW 03 Kelurahan/Kecamatan Ciracas berstatus zona merah.

Jumlah kasus aktif di lingkungan RT 06 RW 03 terus mengalami penurunan.

Berdasar data per Rabu (2/6/2021), tersisa dua warga RT 06 yang masih positif Covid-19.

Hal tersebut membuat status zona berubah, dari zona merah menjadi zona kuning.

Lurah Ciracas Rikia Marwan di kantor Kelurahan Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (20/3/2019).
Lurah Ciracas Rikia Marwan di kantor Kelurahan Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (20/3/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

"Benar hari ini tersisa 2 warga saja yang masih positif dan keduanya berada di Wisma Atlet. Tentunya zona merah sudah berubah menjadi zona kuning," kata Lurah Ciracas, Rikia Marwa Salahudin, Rabu (2/6/2021).

Selain itu, mikro lockdown atau lockdown lokal juga sudah tak diterapkan di lokasi.

Baca juga: Shin Tae-yong Ngamuk Lagi, Coret Pemain Ini dari Timnas Indonesia: Susul Serdy dan Yudha Febrian

Baca juga: Euro 2020 - Kroasia Andalkan Trio Gabungan Inter Milan & AC Milan, Timnas Inggris Perlu Waspada

Baca juga: Calon Suami Lesti Kejora Disebut Beli PSMS, Butuh Dana Rp10 Miliar untuk Saingi Tim Milik Kaesang

Oleh sebab itu, Riki terus mengimbau agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"PKBL mulai hari ini sudah tak diterapkan lagi. Saya terus mengimbau kepada masyarakat agar menerapkan prokes secara ketat," tandasnya.

Gelar Syukuran

Warga RT 06/RW 03 Kelurahan/Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur menggelar syukuran atas dihentikannya penerapan mikro lockdown di permukiman pada Rabu (2/6/2021).

Ketua RW 03 Sugiman mengatakan kegiatan berupa makan bersama jajaran Satgas Covid-19 Kecamatan Ciracas itu digelar sebagai bentuk syukur menurunnya jumlah kasus aktif Covid-19.

Dari yang sebelumnya mencapai 36 kasus Covid-19 sehingga berstatus zona merah penyebaran Covid-19, hingga pukul 10.38 WIB tadi kasus aktif Covid-19 di permukiman RT 06/RW 03 tersisa tiga.

"Ini bentuk rasa syukur kami atas pencabutan PKBL (pengendalian ketat berskala lokal) di wilayah kami. Muncul spontan saja tanpa ada memerintah," kata Sugiman di Jakarta Timur, Rabu (2/6/2021).

Guna mencegah kerumunan, kegiatan syukuran yang berlangsung di posko Satgas Covid-19 RW 03 Kelurahan Ciracas digelar terbatas atau hanya dihadiri sejumlah anggota Satgas.

Kapolsek Ciracas Kompol Jupriono saat menghadiri kegiatan syukuran dihentikannya mikro lockdown di permukiman warga RT 06/RW 03, Jakarta Timur, Rabu (2/6/2021).
Kapolsek Ciracas Kompol Jupriono saat menghadiri kegiatan syukuran dihentikannya mikro lockdown di permukiman warga RT 06/RW 03, Jakarta Timur, Rabu (2/6/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Di antaranya Camat Ciracas Mamad, Lurah Ciracas Rikia Marwan, sejumlah anggota Polsek dan Koramil Kecamatan Ciracas, dan anggota Satgas Covid-19 RW 03 Kelurahan Ciracas.

Sementara untuk warga lainnya makanan diantar langsung ke rumah-rumah oleh anggota Satgas Covid-19 RW 03 yang sebagaimana saat mikro lockdown masih diberlakukan di permukiman RT 06.

Baca juga: Seleksi CPNS dan PPPK 2021, Ini Formasi untuk Lulusan SMA/SMK dan Intansinya serta Besaran Gajinya

Baca juga: Diduga Melawan Arah, Pengemudi Fortuner Tabrak Gerobak Sate Padang di Kebayoran Baru Sampai Hancur

Baca juga: Eks Pemain Persija Jakarta Ini Berambisi Bawa Klub Barunya Juara Musim Ini

"Makanan ini dimasak ibu-ibu kader Dasawisma dan lainnya yang selama mikro lockdown mendirikan dapur umum untuk keperluan logistik makan dan minum warga selama isolasi di rumah," ujarnya.

Kapolsek Ciracas Kompol Jupriono menuturkan pemberhentian mikro lockdown di permukiman warga RT 06/RW 03 merupakan hasil evaluasi Satgas Covid-19 Kecamatan Ciracas.

Pemberhentian ditandai dengan pencabutan spanduk mikro lockdown yang dilakukan oleh anggota Satgas Covid-19 Kecamatan Ciracas yang dilakukan sebelum syukuran digelar.

"Selama 14 hari mikro lockdown hasilnya sangat signifikan, terjadi penurunan kasus dari yang sebelumnya 36 kasus Covid-19 sekarang tersisa dua masih menjalani perawatan di RS Darurat Wisma Atlet, dan satu isolasi mandiri di rumah," tutur Jupriono.

Mikro Lockdown Klaster RT di Ciracas Dihentikan

Penerapan mikro lockdown di permukiman warga RT 06/RW 03, Kelurahan/Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur yang berakhir pada Rabu (2/6/2021) tidak diperpanjang.

Camat Ciracas Mamad mengatakan penerapan mikro lockdown yang sebelumnya berlangsung 14 hari tidak diperpanjang karena sudah terjadi penurunan kasus aktif Covid-19.

"Sekarang statusnya sudah turun dari kategori (penularan Covid-19) zona merah ke zona kuning. Total kasus aktif Covid-19 di RT 06/RW 03 sekarang tersisa tiga," kata Mamad di Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (2/6/2021).

Rinciannya dua warga msih menjalani isolasi di RS Darurat Wisma Atlet, Jakarta Pusat, sementara satu warga isolasi mandiri di rumah dalam pemantauan ketat Satgas Covid-19 Kecamatan Ciracas.

Data kasus aktif Covid-19 tersebut berdasar hingga Rabu (2/6/2021) pukul 10.38 WIB usai Satgas Covid-19 Kecamatan Ciracas melakukan rapat evaluasi penerapan mikro lockdown.

"Insya Allah dua warga yang isolasi di Wisma Atlet dan satu warga yang isolasi mandiri di rumah segera dinyatakan sembuh. Sehingga status zona di RT 06/RW 03 bisa turun ke zona hijau," ujarnya.

Bila mengacu kategori risiko penularan Covid-19 yang ditetapkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) zona hijau artinya kriteria tidak ditemukan kasus aktif Covid-19 di satu wilayah.

Baca juga: 1 Warga Klaster Covid-19 RT di Ciracas kembali Dinyatakan Sembuh, Penurunan Kasus Mulai Terlihat

Baca juga: Kasus DBD Meningkat di Ciracas Jakarta Timur, Ketua RW: Warga Abai Jumantik Mandiri

Sementara zona kuning artinya risiko rendah penularan Covid-19 di satu wilayah, permukiman warga RT 06/RW 03 sebelumnya berstatus zona merah dengan total kasus terkonfirmasi 36 kasus.

Mamad menuturkan pihaknya optimis tiga warga RT 06/RW 03 Kelurahan Ciracas yang masih terkonfirmasi Covid-19 lekas dinyatakan sembuh karena kondisinya terus membaik.

"Hari ini secara simbolis kita turunkan spanduk pemberlakuan mikro lockdown atau PKBL (pengendalian ketat berskala lokal) sebagai simbol tidak diperpanjangnya mikro lockdown," tuturnya.

Pantauan wartawan TribunJakarta.com penurunan spanduk bentuk berakhirnya mikro lockdown di permukiman warga RT 06/RW 03 dilakukan jajaran Satgas Covid-19 Kecamatan Ciracas.

Di antaranya jajaran Polsek dan Koramil Kecamatan Ciracas, Lurah Ciracas Rikia Marwan, hingga pengurus RT 06/RW 03 Kelurahan Ciracas yang terlibat memantau penerapan mikro lockdown.

Baca juga: Kasus Covid-19 Menurun, Warga Ciracas Harap Mikro Lockdown Tidak Diperpanjang

Baca juga: Klaster Covid-19 Satu RT di Ciracas, 4 Warga Masih Jalani Isolasi

Dari penyelidikan epidemiologi Puskesmas Kecamatan Ciracas penularan Covid-19 di permukiman RT 06/RW 03 berawal saat warga membawa tetangga mereka yang sakit berobat ke RS.

Penurunan spanduk sebagai bentuk berhentinya pemberlakuan mikro lockdown di permukiman warga RT 06/RW 03 Kelurahan/Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (2/6/2021). 
Penurunan spanduk sebagai bentuk berhentinya pemberlakuan mikro lockdown di permukiman warga RT 06/RW 03 Kelurahan/Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (2/6/2021).  (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Setelah mengetahui tetangga mereka yang bawa berobat ke RS terkonfirmasi Covid-19 warga yang melakukan kontak erat melakukan tes swab, hasilnya ditemukan penularan Covid-19.

Total kasus terkonfirmasi Covid-19 berdasar penelusuran kontak langsung dan tes swab yang dilakukan Puskesmas terhadap 408 warga RT 06/RW 03 Kelurahan Ciracas sebanyak 36. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved