Sabu Paket Hemat Asal Bogor Dikendalikan dari Dalam Lapas di Tangerang

Peredaran narkotika yang dikendalikan dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) masih saja terjadi di Tangerang.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFEDA
Ketiga tersangka pengedar narkotika jenis sabu dari Kabupaten Bogor ke wilayah Tangerang dengan harga murah atau paket hemat, Kamis (10/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Peredaran narkotika yang dikendalikan dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) masih saja terjadi di Tangerang.

Seperti komplotan PK, MD, dan MJ yang diamankan karena mengedarkan narkotika jenis sabu paket hemat di Tangerang yang diimpor dari kawasan Bogor.

Bukan hanya diedarkan lintas kota, Kasatnarkoba Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Pratomo Widodo menjelaskan kalau peredaran sabu tersebut dikendalikan dari dalam Lapas.

"Ini peredarannya dikendalikan dari dalam Lapas, tapi Lapas mana masih kita lakukan pendalaman lagi," jelas Pratomo di Mapolsek Jatiuwung, Kamis (10/6/2021).

Sebagai informasi, Polsek Jatiuwung membongkar peredaran narkotika jenis sabu di Kota Tangerang yang diimpor dari Bogor.

Pengungkapan tersebut dimulai pada tanggal 1 Juni 2021 tengah malam berdasarkan informasi dari masyarakat sekitar.

Pratomo Widodo menjelaskan, berdasarkan informasi warga bakal ada transaksi narkotika jenis sabu di wilayah Curug, Kabupaten Tangerang.

"Berdasarkan informasi tersebut, kami bergerak ke lokasi dan mengamankan tersangka pertama berinisial PK sekitar jam.23.00 WIB," ungkap Pratomo.

Dari tangan PK petugas berhasil mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 0,73 gram.

Dari pengembangan, PK mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari tersangka kedua berinisial MD yang ikutan ditangkap beberapa hari setelahnya di kediamannya.

MD dicokok dirumahnya yang berlokasi di Cigudeg, Kabupaten Bogor dan polisi mendapatkan barang bukti sabu seberat 0,28 gram.

"Jadi semua itu satu paket satu paket ya, sepaket dijual sekitar Rp 200-an. Nah ini jualnya eceran ya paket hemat. Jadi paket hemat dijual sedikit-sedikit," tutur Pratomo.

Baca juga: Simak Syarat dan Lokasi Vaksinasi Covid-19 Bagi Warga DKI Berusia 18 Tahun ke Atas

Baca juga: Polisi Bongkar Peredaran Sabu Kemasan Paket Hemat dari Bogor di Tangerang

Baca juga: Marak Klaster RW, Pemerintah Kota Tangerang Bakal Percepat Vaksinasi Kawasan Padat Penduduk

Menurutnya, kedua tersangka di atas hanya berperan sebagai kurir dan dikendalikan oleh tersangka MJ sebagai bandar narkoba.

MJ bermarkas di Kabupaten Bogor untuk menyuplai langganannya ke beberapa daerah.

Sebab, kata Pratomo, MJ berhasil diringkus di wilayah Leuwisadeng, Kabupaten Tangerang.

"Jadi ini dikirim dari Bogor oleh bandarnya MJ. Nah dari MJ kita berhasil mengamankan sabu seberat 91,31 gram. Jadi total yang kita berhasil amankan ada 92,32 gram sabu," jelas Pratomo.

Kini ketiganya sudah digiring ke Polsek Jatiuwung untuk proses penyidikan dan menjaring lebih banyak tersangka.

Para tersangka juga disangkakan Pasal 114 Ayat 2 Subs Pasal 112 Ayat 2 Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved