Antisipasi Virus Corona di DKI

PPKM Diperpanjang 5 Hari, Penumpang KRL dan Transjakarta Wajib Tunjukan STRP & Pakai Masker Berlapis

Presiden Joko Widodo memutuskan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat selama 5 hari.

Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Petugas mengecek Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) milik penumpang di Stasiun Depok Baru, Pancoran Mas, Senin (12/7/2021).   

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Presiden Joko Widodo memutuskan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat selama 5 hari.

Terkait hal itu, penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) wajib menggunakan dua masker atau berlapis selama PPKM Darurat.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba, mengatakan hal ini bertujuan mematuhi protokol Covid-19 secara disiplin.

"Wajib menggunakan masker ganda, rajin mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak sesuai marka yang tersedia baik di stasiun maupun di KRL," kata Anne, dalam keterangannya, Selasa (10/7/2021).

Anne mengatakan jumlah penumpang KRL terus menurun.

"Kondisi di seluruh stasiun terpantau tetap tertib dan kondusif. Pengguna KRL yang  beraktivitas hari ini mereka yang bekerja di sektor esensial dan kritikal," jelas Anne.

"Mereka telah mempersiapkan dokumen perjalanan sehingga memudahkan petugas saat melakukan pemeriksaan," lanjutnya.

Diketahui, sejumlah penumpang KRL wajib menunjukkan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) sesuai peraturan dari Kementerian Perhubungan.

Baca juga: Kisah Setianya Sang Istri Rela Temani Suami Sakit Tinggal di Gubuk Reyot Pinggir Tol Jagorawi

Meski begitu, waktu operasional KRL selama PPKM Darurat tetap melayani penumpang sejak pukul 04.00 hingga 21.00 WIB.

Wajib bawa STRP

Pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) mengalami penurunan hingga 55 persen imbas diberlakukannya pemberlakuan dokumen perjalanan sebagai syarat untuk melakukan perjalanan.

Seperti diketahui, KAI Commuter sebagai operator KRL mewajibkan penumpang menunjukan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP).

VP Corporate Secretary Anne Purba mengatakan, jumlah penumpang pada 12 Juli 2021 hanya 90.750 orang atau mengalami penurunan hingga 55 persen dibandingkan dengan pekan lalu.

"Bahkan Stasiun Tanah Abang yang memiliki jumlah penumpang terbesar, hanya 2.463 orang atau turun 65 persen dibandingkan pekan lalu," kata Anne dalam keterangannya, Selasa (13/7/2021).

Anne juga mengungkapkan, pada hari pertama pemeriksaan dokumen perjalanan untuk calon penumpang KRL terpantau berjalan lancar.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved