Merosot dari Tebing Curam, Mantan Bupati Purwarkarta Hampir Tersungkur Lihat Sesuatu Membahayakan

Aksi Dedi Mulyadi mantan Bupati Purwakarta membahayakan. Ia nyaris tersungkur setelah merosot dari tebing curam hanya untuk hentikan alat berat.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Kang Dedi Mulyadi Channel
Kang Dedi merosot dari Puncak Simpur untuk melihat lebih dekat proyek tak berizin yang dilakukan di area itu. 

Mereka sementara waktu menghentikan pengerjaan di kawasan Puncak Sempur yang berada di kaki Gunung Sanggabuana.

Dedi Mulyadi saat melihat adanya proyek tak berizin di Puncak Simpur, Karawang, Jawa Barat.
Dedi Mulyadi saat melihat adanya proyek tak berizin di Puncak Simpur, Karawang, Jawa Barat. (Kang Dedi Mulyadi Channel)

"Misalkan ada bencana, bapak dipidana loh. Karena kan mengerjakan sesuatu yang belum ada izinnya," kata Kang Dedi.

Marahi Sopir PLN

Kang Dedi memang memiliki perhatian tinggi terhadap alam Sunda, tak sekali dua kali dia blusukan ke Purwakarta dan Karawang.

Di tengah perjalanannya turun melihat situasi dan menyapa konstituen, ia tak lupa mendokumentasikan.

Satu kali, ia nyaris ditabrak oleh mobil milik Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Sontak saja mantan Bupati Purwakarta dua periode itu memarahi sang sopir yang melanggar aturan.

Diketahui, sopir mobil PLN itu menerobos jalan satu arah.

Baca juga: Anggota DPR RI Dedi Mulyadi Unggah Video Bertemu Teman SMP: Bantu Bawa Pakan Kambing

Peristiwa itu terjadi ketika Kang Dedi mengendarai sepeda motor.

Saat itu Kang Dedi baru saja mengunjungi perusahaan hebel yang berniat mengecor jalan.

Di tengah jalan pulang mengendarai motor, Kang Dedi yang berbelok kanan dari arah jalan raya menuju jalan kampung nyaris bertabrakan dengan mobil bak termuda milik PLN.

Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi (mengendarai motor) saat memarahi sopir mobil PLN yang nyaris menabraknya karena melawan arah.
Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi (mengendarai motor) saat memarahi sopir mobil PLN yang nyaris menabraknya karena melawan arah. (Kang Dedi Mulyadi Channel)

Untungnya Kang Dedi langsung mengerem sehingga tak sampai terjadi kecelakaan.

Kang Dedi yang marah lantaran mobil tersebut melanggar aturan jalan satu arah langsung meminta sopir itu putar balik.

Tak cukup sampai di situ, Kang Dedi kemudian mengejar mobil itu dan meminta sang sopir turun.

Sang sopir yang menyadari dirinya salah langsung meminta maaf kepada Kang Dedi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved