22 Dombanya Mati Diterkam Macan, Warman Bingung Tak Ada Uang untuk Biaya Obati Istri Sakit Paru-paru

Sebanyak 22 domba yang dipeliharanya mati diterkam macan, Warman dibuat bingung karena hewan itu bukanlah miliknya.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Kang Dedi Mulyadi Channel
Anggota DPR Dedi Mulyadi berbincang dengan Warman, perternak yang 22 dombanya mati diterkam macan di kaki Gunung Sanggabuana. 

Pertama kejadian itu lima yang mati, terus kesini-sini nambah," kata Warman.

Kang Dedi kemudian menanyakan dimana tempat domba-domba milik Warman itub diterkam macan penghuni Gunung Sanggabuana.

"Bukan di kandang tapi pas lagi dilepas," ujar Warman.

Anggota DPR Dedi Mulyadi berbincang dengan Warman, perternak yang 22 dombanya mati diterkam macan di kaki Gunung Sanggabuana.
Anggota DPR Dedi Mulyadi berbincang dengan Warman, perternak yang 22 dombanya mati diterkam macan di kaki Gunung Sanggabuana. (Kang Dedi Mulyadi Channel)

"Kalau itu mah dikira umpan (macan)," kata Kang Dedi.

Kepada Kang Dedi, Warman menyebut usai diterkam, kemudian domba ternaknya itu dimakan tanpa sisa oleh sang raja hutan.

"Misalnya sekarang dimatiin, 2-3 hari habis dimakan jarang disisain," ucap Warman.

Mendengar hal itu, yang utama Kang Dedi meminta agar warga tak memberi racun kepada domba yang mati karena itu bisa menjadi masalah baru apabila dimakan macan.

"Nanti macannya mati, terus turun lagi macan yamg lebih besar lalu ribut dengan manusia," pesan Kang Dedi.

Kang Dedi pun kemudian mengganti domba peliharaan Warman yang mati diterkam macan asalkan dia tak menganggu apalagi menyakiti satwa liar itu.

"Urusan domba urusan saya, tapi urusan macan jangan diganggu," tegas Kang Dedi Mulyadi alias KDM.

Baca juga: Romantisnya Kakek 100 Tahun Tiap Malam Tidur Selalu Peluk Istri, Doakan Kang Dedi Agar Nikah Lagi

Namun karena sudah geram dombanya kerap mati diterkam, Warman mengakui baru saja memberi racun kepada dombanya yang barusan mati.

Alhasil mereka pun kemudian menuju lokasi matinya domba itu.

Kang Dedi pun meminta domba itu segera dikuburkan agar tak dimakan macan.

Anggota DPR Dedi Mulyadi saat meninjau lokasi diserangnya ternak warga oleh macan di kaki Gunung Sanggabuana.
Anggota DPR Dedi Mulyadi saat meninjau lokasi diserangnya ternak warga oleh macan di kaki Gunung Sanggabuana. (Kang Dedi Mulyadi Channel)

Istri Sakit Paru-paru

Warman menuturkan dia saat ini tinggal bersama sang istri yang mengalami sakit paru-paru.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved