Macan Tutul di Sanggabuana Terkam Puluhan Domba Warga, Kang Dedi Penasaran Berapa Lama Dia Laparnya
Macan tutul Jawa yang tinggal di Gunung Sanggabuana, Karawang, Jawa Barat diketahui kerap menerkam domba ternak milik warga.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Tak Hanya Macan Tutul
Selain macan tutul Jawa yang keberadaanya disambut girang, sejumlah satwa endemik ditemukan hidup di Gunung Sanggabuana, Karawang, Jawa Barat.
Leader Sanggabuana Wildlife Expedition yang juga peneliti satwa liar, Bernard T Wahyu Wiryanta mengatakan, satwa yang terekam dari kamera trap di Gunung Sanggabuana juga cukup beragam.
Baca juga: Kang Dedi Siapkan Domba Warga untuk Macan Tutul Jawa: Dia Ambil Hak karena Haknya Dirampas Manusia
"Kita temukan macan tutul Jawa disini, owa Jawa, lutung Jawa dan elang Jawa.
Ini semua endemik Jawa," kata dia.
Empat spesies satwa endemik jawa ini banyak ditemukan di Gunung Sanggabuana, yang notabene bukan kawasan konservasi.
Kemudian, satwa lain seperti babi hutan, musang, dan tikus hutan yang merupakan pakan alami macan tutul juga terlihat di kamaera trap yang dipasang di Gunung Sanggabuana.

Selain itu, kamera trap juga mengidentifikasi suara dan visual sebanyak 40 jenis burung yang ada di Sanggabuana, 3 jenis primata, dan 3 raptor.
Mengetahui masih beragamnya satwa yang tinggal di Gunung Sanggabuana, Kang Dedi yang menjadi wakil Komisi IV DPR RI berencana menjadikan kawasan itu sebagai taman nasional.
"Akan saya usulkan menjadi kawasan konservasi menjadi Taman Nasional Sanggabuana," janji Kang Dedi.