Macan Tutul Jawa Masih Ada di Gunung Sanggabuana, Terekam Kamera Kang Dedi: Terkam Domba Warga
Macan tutul Jawa ternyata masih ada di Gunung Sanggabuana, Karawang, Jawa Barat.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
“Macan tutul betina dewasa ini terekam bergerak dari arah selatan ke utara dan kembali menggunakan jalur yang sama.
Dari data kamera trap, individu ini terekam pada pukul 5 dan 10 pagi di hari yang sama.
Selain macan tutul, juga terekam babi hutan, musang, dan tikus hutan yang merupakan pakan alaminya,” kata Munawir.
Selain itu, Munawir dan tim selama pemasangan kamera trap juga berhasil mengidentifikasi suara dan visual sebanyak 40 jenis burung yang ada di Sanggabuana, 3 jenis primata, dan 3 raptor.
“Ini kabar baik dan menunjukkan bahwa biodiversity Sanggabuana masih baik, apalagi status hutan ini adalah hutan di luar kawasan konservasi," kata Munawir.
Baca juga: Puluhan Domba Mati Diserang Macan, Kang Dedi Justru Salahkan Manusia: Ini Bukan Kampung
Macan tutul jawa atau juga biasa disebut maung merupakan satwa yang dilindungi menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P. 106/MENLHK/SETJEN/KUM/1/12/2018.
Peraturan Menteri itu Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.20.MENLHK/SETJEN/KUM/1/6/2018 Tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Yang Dilindungi.
Memburu dan memperdagangkan macan tutul jawa, juga satwa dilindungi lain, sesuai UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.
Bila melanggar bisa dipidana dengan hukuman penjara 5 tahun dan denda Rp 100.000.000.