Breaking News:

Badan Tegap dan Gerak-gerik Mencurigakan di Soetta, 12 WN Srilanka Ditolak Masuk Indonesia

Menurut Romi, WNA Sri Lanka tersebut berbadan tegap, rambut pendek, postur tubuh ideal dengan tinggi badan rata rata 170 centimeter.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Acos aka Abdul Qodir
Istimewa
Sebanyak 12 warga negara Srilanka dideportasi pihak imigrasi karena pelanggaran dokumen kesimigrasian melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (10/10/2021).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Sebanyak 12 warga negara asing (WNA) asal Sri Lanka ditolak masuk ke Indonesia karena gelagatnya yang mencurigakan.

Kepala Kantor Imigrasi  Kelas 1 Khusus Bandara Soekarno-Hatta, Romi Yudianto mengatakan, petugas Imigrasi mencurigai ciri-ciri sampai gerak-gerik 12 WNA itu.

Mereka tampak meresahkan, saat petugas memeriksa dokumen keimigrasiannya di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

"Salah satu gerak-geriknya mereka terlihat sudah terbiasa dalam kerja tim," ujar Romi kepada wartawan.

Baca juga: Carut Marut Validasi Dokumen Pekerja Migran di Bandara Soekarno-Hatta, Harusnya Digital Jadi Manual

Kemudian, mereka tampak kompak dan terkoordinasi saat memasuki tempat X-ray barang Terminal 3.

"Sangat solid saling bahu membahu begitu. menunjukan sudah terbiasa kerja sama tim," sambung Romi.

Sebagai informasi, ke-12 WNA asal Sri Lanka itu tiba di Bandara Soekarno-Hatta menggunakan Srilankan Airlines UL-1364 route Colombo (CMB) - Cengkareng (CGK) pada 5 Oktober 2021.

Pesawat tersebut memuat barang kargo dan 12 orang WNA asal Sri Lanka.

Baca juga: Tujuh WN India yang Kabur dari Karantina di Bandara Soekarno-Hatta Jalani Sidang APS

Menurut Romi, WNA Sri Lanka tersebut berbadan tegap, rambut pendek, postur tubuh ideal dengan tinggi badan rata rata 170 centimeter.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved