Breaking News:

Cerita Kriminal

Riwayat Gunung Antang Jadi Daya Tarik: dari Lokalisasi, Miras Hingga Judi Dadu Koprok

Kematian Sugito (45) yang dipicu masalah 'uang kencan' menambah riwayat kelam lokalisasi Gunung Antang.

Penulis: Bima Putra | Editor: Y Gustaman
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Petugas mengevakuasi jasad Sugito, diduga korban pengeroyokan, di lokalisasi Gunung Antang, Matraman, Jakarta Timur, Minggu (17/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MATRAMAN - Kematian Sugito (45) yang dipicu masalah 'uang kencan' menambah riwayat kelam lokalisasi Gunung Antang.

Sugito tewas dikeroyok pada Minggu pagi. Tubuhnya penuh luka akibat pukulan, luka tusuk dari pecahan botol dan luka tikam.

Gunung Antang masuk wilayah Kelurahan Palmeriam, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur.

Sebelum hidupnya berakhir tragis, Sugito sempat berhubungan badan dengan seorang perempuan pekerja seks komersial (PSK).

Sebanyak enam orang diduga mengeroyok Sugito lalu mengabaikan mayatnya begitu saja di sekitar rel kereta api.

Baca juga: Enam Pegawai Kantor Pinjol di Cengkareng Tersangka Nikmati Untung 12 Persen dari Utang Nasabah

Ketua RW 09 Palmeriam, Sutrisno (66), bercerita lokalisasi Gunung Antang sudah ada sekitar tahun 1970.

Hingga kini Gunung Antang beken jadi tongkrongan PSK yang sekali berhubungan badan memasang tarif bervariasi.

Pria tanpa identitas ditemukan tergeletak bersimbah darah di kawasan Gunung Antang, Jakarta Timur, Rabu (18/9/2019).
Pria tanpa identitas ditemukan tergeletak bersimbah darah di kawasan Gunung Antang, Jakarta Timur, Rabu (18/9/2019). (ISTIMEWA/Dokumentasi Polsek Jatinegara)

Semua itu tergantung usia. Untuk tarif dari Rp 50 ribu sampai Rp 200 ribu. PSK di sini tetap diburu pria pemuja nafsu sesaat. 

"Dari tahun 1970-an sudah di situ. Relatif ya (tarifnya), ada Rp 200 ribu, Rp100 ribu, Rp 50 ribu. Ada yang muda, tua," cerita Sutrisno di Matraman, Jakarta Timur, Selasa (19/10/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved