Cerita Kriminal

Marak Kasus Rudapaksa Anak Bikin Bingung Wakil Wali Kota Tangsel, Sampai Minta Arahan ke Menteri

Kasus kekerasan seksual tersebut merupakan yang kesekian terjadi pada rentetan kasus kekerasan anak di Tangsel.

Istimewa
Kolase foto Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan dengan ilustrasi korban rudapaksa. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Tangerang Selatan (Tangsel) kembali digegerkan dengan kasus rudapaksa anak.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, kasus tersebut terjadi di sebuah proyek pembangunan perumahan,di kawasan kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, pada Jumat (25/2/2022).

korbannya adalah bocah perempuan 7 tahun berinisisal HNA.

Saat sedang bermain pada sore hari di proyek tersebut, ia dipanggil ke sebuah pos satpam oleh salah satau kuli bangunan, bernama Rahman (43).

Setelah masuk, nahas bocah tersebut malah dicekoki minuman keras hingga teler.

Baca juga: Ini Kronologi Kuli Bangunan Rudapaksa Bocah SD di Ciputat, Sedang Main Pasir Lalu Dicekoki Miras

Kemudian Rahman melancarkan aksi bejatnya menyetubuhi korban.

Bukan hanya trauma secara mental, HNA juga menderita sakit di tubuhnya akibat cekokan minuman keras serta aksi rudapaksa itu.

Warga bersama Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Keluarahan Jombang bereaksi cepat dengan menangkap pelaku dan menyerahkannya ke pihak kepolisian.

Kuli proyek itu dijerat pasal 82 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang PERPPU Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan
kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Wakil Wali Kota Tangsel Bingung

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan di balai Kota Tangsel, Senin (7/3/2022).
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan di balai Kota Tangsel, Senin (7/3/2022). (Jaisy Rahman Tohir /TribunJakarta)

Kasus kekerasan seksual tersebut merupakan yang kesekian terjadi pada rentetan kasus kekerasan anak di Tangsel.

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan mengaku, pihaknya sudah megambil peran dengan pendampingan korban.

"Saya sudah koordinasi dengan Dinas terkait, Bu Herati tentang itu. Tim psikologinya sudah melakukan pendampingan," kata pilar di Balai Kota Tangsel, Jalan Maruga, Serua, Ciputat, Senin (7/3/2022).

Selain pendampingan, Pilar juga mengaku telah menginstruksikan Satgas PPA untuk bekerja lebih dalam menangani kasus kekerasan anak.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved