Penumpang Tak Perlu Khawatir Saat Barang Tertinggal di Kereta Api, Begini Cara Pengambilannya

PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) mengamankan barang bawaan penumpang yang tertinggal di dalam kereta api.

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH
Kondisi terkini di Stasiun Pasar Senen saat arus balik, Sabtu (7/5/2022) - PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) mengamankan barang bawaan penumpang yang tertinggal di dalam kereta api. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, SENEN - PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) mengamankan barang bawaan penumpang yang tertinggal di dalam kereta api.

Di masa angkutan lebaran seperti saat ini, PT KAI menemukan sejumlah barang tertinggal milik penumpang di dalam kereta api.

VP Public Relations PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Joni Martinus mengatakan melakukan sejumlah langkah ketika mengetahui adanya barang bawaan penumpang yang tinggal.

Langkah pertama, pihaknya melakukan pengumuman di stasiun bila ada barang bawaan penumpang yang tertinggal.

Sebagai contoh, pengumuman tersebut bakal merinci barang apa yang tertinggal hingga kereta berasal dari kereta mana.

Baca juga: PT KAI Kerahkan Ribuan Personel dan Anjing Pelacak Selama Periode Mudik Lebaran

"Apabila barang tersebut tidak diambil penumpang maka barang tersebut akan disimpan ke security. Ada yang namanya lost and found itu kita simpan," katanya di Stasiun Pasar Senen, Sabtu (7/5/2022).

Di tahap ini, pihak PT KAI bakal melihat jenis barang yang tertinggal.

Kondisi terkini di Stasiun Pasar Senen saat arus balik, Sabtu (7/5/2022)
Kondisi terkini di Stasiun Pasar Senen saat arus balik, Sabtu (7/5/2022) (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH)

Jika barang bersifat mudah basi, seperti makanan maka hanya dibatasi maksimal dalam kurun waktu 3 hari.

"Kalau sudah 3 hari, kita gak lagi tanggung jawab misalnya barangnya udah basi," lanjutnya.

Selanjutnya, bila barang yang tertinggal bersifat dalam kemasan maka diberi waktu selama 7 hari.

"Kalau barang itu lebih awet kemasannya maka bisa 7 hari, tidak lewat dari itu kita tunggu. (Kalau lewat) kita tidak lagi tanggung jawab terhadap barang tersebut keutuhannya," paparnya.

Baca juga: PT KAI Bakal Tuntut Pertanggung Jawaban Pengemudi Mobil di Insiden Kecelakaan di Perlintasan Depok

Namun, bila barang bawaan yang ditemukan bersifat tidak mudah basi seperti perangkat keras maka akan diberikan waktu 30-45 hari untuk pengambilannya.

"Jika di barang tersebut ada identifikasi penumpangnya, misalnya dompet kita akan menghubungi penumpang, tapi jika tidak ada indikasi petunjuknya kita tunggu," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved