Cerita Kriminal

Pria Tewas Dikeroyok Depan Kantor RW Tambun Sempat Cekcok dengan Tetangga Sebelum Kejadian

Emi menjelaskan, suaminya sempat terlibat pertikaian dengan tetangga sebelum ditemukan tewas dikeroyok depan kantor RW setempat.

Kolase TribunJakarta
Lokasi pengeroyokan di depan kantor RW 10 Mangun Jaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (21/6/2022) malam, yang menewaskan seorang warga. Motif pengeroyokan diduga karena satu ucapan hinaan dari korban JW (31) terhadap tiga pelaku yang sedang melintas. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBUN SELATAN - Emi (25) mengungkapkan keseharian dan kejadian yang menimpa suaminya, Joko Wibobo (24), sebelum tewas dikeroyok depan kantor RW 10 Mangun Jaya, Tambun Selatan, Bekasi, Rabu (22/6/2022) dini hari.

Ia mengatakan, sehari-hari suaminya berprofesi sebagai kurir paket

"Kurir Lazada, sudah satu tahun setengah," kata Emi saat dikonfirmasi, Kamis (23/6/2022). 

Emi menjelaskan, suaminya sempat terlibat pertikaian dengan tetangga sebelum ditemukan tewas dikeroyok depan kantor RW setempat. 

Penyebab Joko Wibowo cekcok dengan tetangga karena hal sepele. Ia merasa tidak senang dengan tingkah tetangganya.

Namun, menurut Eni, perselisihan keduanya itu tidak berlarut. 

"Jadi, memang dia ada masalah dikerjaan, dia pulang dari kerja, ada tetangga yang seakan akan ngeliatin dia," terang Emi. 

Baca juga: Pilu Istri Joko Kenang Pamit Terakhir Suami, Mau Isi Bensin Malah Tewas Dikeroyok di Depan Kantor RW

Permasalahan dengan tetangga itu sudah selesai, Eni juga tidak berpikir pengeroyokan terhadap suaminya berkaitan dengan percekcokan tersebut. 

Tempat kejadian pria dikeroyok di depan kantor RW 10 Mangun Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Tempat kejadian pria dikeroyok di depan kantor RW 10 Mangun Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. (Yusuf Bachtiar/TribunJakarta.com)

Emi semula menduga suaminya itu tewas karena dikeroyok pelaku begal. Sebab sepeda motor dan ponsel milik suaminya hilang dibawa kabur para pelaku pengeroyokan itu.

"Ya dibilang begal iya, karena HP sama motornya ilang, sama dikeryok," jelasnya. 

Keluar Rumah Beli Obat Nyamuk

Eni pun menceritakan, suaminya yakni Joko Wibowo (24) pada Rabu (22/6/2022) dini hari itu keluar rumah untuk membeli obat nyamuk dan mengisi bensin. 

"Suami saya keluar setengah satu, karena banyak nyamuk dia mau beli Soffel sama sekalian isi bensin," kata Emi, Kamis (23/6/2022). 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved