Viral di Medsos

Suami di Tangsel Bawa Golok Kejar Istrinya Depan Anak, Tetangga Turun Tangan Langsung Tolong Korban

Keterlaluan Tarmin, di depan anaknya pria asal Tangsel itu menganiaya istrinya bahkan sampai mengayunkan golok.

Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Yogi Jakarta
Kolase TribunJakarta
Anak sampai menangis melihat aksi Tarmin (43) suami asal Tangerang Selatan ini mengejar istrinya, K (44) sambil membawa senjata tajam berjenis golok. Tarmin tampak tak segan melakukan penganiayaan kepada istrinya di depan anaknya sendiri. Tetangga akhirnya turun tangan menolong korban. 

"Pasal 351 tentang penganiayaan. Terkait KDRT, apakah bisa dimasukan atau tidak dalam pendalaman terkait pernikahan mereka yang diluar KUA atau siri," ujar Margana.

"Sementara kita terapkan pasal 351 dengan ancaman penjara 2 tahun 8 bulan," sambungnya.

Dari pengakuan pelaku Tarmin, aksi penganiayaan itu dilakukan terhadap istrinya karena curiga atau cemburu.

"Suaminya curiga atau cemburu dengan istrinya berbuat aneh-aneh. Kejadiannya pada jumat 11 November Jam 18.30 WIB. Dan kami amankan pada Minggu malam pukul 23.00 WIB," terang Margana.

Suami pukul istri di depan anak hingga menjerit

Tak hanya di Tangerang, aksi suami pukul istri depan anak juga sempat terjadi di daerah Cinere, Depok.

Baca juga: LPSK Ungkap Ada Upaya Mendamaikan Kasus Dugaan Kekerasan Seskual Pegawai Kemenkop UKM

Peristiwa ini pun viral setelah direkam oleh salah seorang warga. 

Suami berinisial MS ini nekat memukul istrinya di pinggir jalan di depan anaknya yang masih kecil.

Sebelum memukul istrinya, MS terlebih dulu menjatuhkan motornya yang tengah memboncong korban dan anaknya.

Atas hal tersebut, MS kini sudah ditangkap pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Batu mengatakan mulanya, MS mengajak istrinya untuk bertemu membahas utang di salah satu bank.

Karena istrinya enggan menuruti keinginan pria bertato tersebut sehingga terjadilah cekcok.

"(Korban) dijemput di kosan, pelaku berbicara masalah utang dan mengajak makan dulu kepada korban,"

"Tapi korban tidak berkenan karena utamanya untuk membahas masalah utang yang harus segera dibayar," kata Yogen saat konferensi pers di Mapolrestro Depok, Senin (7/11/2022).

Baca juga: Korban Dugaan Kekerasan di Kemenkop UKM Ajukan Permohonan Perlindungan ke LPSK

MS yang emosi langsung membanting motor tersebut di tengah jalan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved