Viral di Media Sosial
Anies Sindir Barak Militer Dedi Mulyadi, Banggakan Program Rumah DP 0 Rupiah: Banyak yang Ikuti
Mantan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan kebijakan down payment (DP) nol rupiah yang sempat diragukan banyak pihak ternyata terlaksana.
"Kita menginginkan agar beberapa persyaratan-persyaratan teknisnya dilakukan revisi, sehingga memudahkan bagi masyarakat yang mau berpindah dari sistem pembiayaan tanpa perbankan masuk ke dalam sistem pembiayaan yang menggunakan bank," kata Anies seusai groundbreaking rumah DP Rp 0 di Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (12/12/2019).
Sindiran ke Dedi Mulyadi
Sementara itu, Anies Baswedan turut menanggapi terkait program barak militer yang digagas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi di wilayahnya.
Menurutnya, barak militer itu terbukti efektif dalam mendidik prajurit, bukan pelajar.
Ia melanjutkan masalah pendidikan sebenarnya harus diselesaikan secara pendidikan.
"Masalah kependidikan diselesaikan secara pendidikan. Masalahnya di mana? Apakah sederhana? Tidak lah tapi itu namanya menyelesaikan masalah," katanya seperti dikutip dari YouTube Tretan Universe pada Senin (21/7/2025).
Anies melanjutkan semua elemen yang terlibat di dalam pendidikan harus dibenahi.
Pasalnya, karakter anak terbentuk dari pengaruh lingkungan di mana mereka tinggal.
"Gurunya enggak dikoreksi, orang tuanya enggak dikoreksi, lingkungannya enggak dikoreksi, karena munculnya kejadian (anak nakal) yang tidak seperti diharapkan itu kan anak ini produk didikan di mana? Di rumah, di sekolah, di lingkungan," jelasnya.
Anies melihat yang sering terjadi ialah anak kerapkali disalahkan ketika perilakunya tidak sesuai harapan.
Padahal, tidak sepenuhnya kesalahan itu ada pada anak.
"Barangkali dia salah asuh, jadi begitu kita ambil anak itu, dipindahkan ke tempat lain, kita tidak mengoreksi problem yang membuat anak ini menjadi begini," tambahnya.
Anies mengatakan kebijakan yang mendapatkan riuh tepuk tangan masyarakat belum tentu benar.
Sebaliknya, justru yang sepi dari tepuk tangan itu lah yang menjadi sebuah jawaban permasalahan selama ini.
"Tidak selamanya yang ditepuk tangan itu benar, dan tidak selamanya yang namanya solusi itu dapat tepuk tangan," pungkasnya. (TribunJakarta.com/Kompas.com).
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya
| Aksi Petugas PPSU Muklisin Berbuah Manis, Pramono Anung: Sudah Pernah Umrah Belum? |
|
|---|
| Melanie Subono Kritik Keras Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI: Pelaku Harus di-DO, Harus! |
|
|---|
| 3 Public Figure Soroti Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI: Dokter Tirta hingga Andovi |
|
|---|
| Dokter Tirta Komentari Kasus 16 Mahasiswa FH UI Lakukan Pelecehan Seksual: Stop Candaan Mesum |
|
|---|
| Netizen Facebook Ngeluh Dikasih Obat Mata Padahal Sesak Napas, Puskesmas Tarumajaya Beberkan Data |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/KompascomKristianto-Purnomo-dan-Dok-Dedi-Mulyadi.jpg)