Ramadan 2026
Pesan Menag Nasaruddin Umar yang Menyentuh Hati: Tersedu-sedu Mengingat Tuhan
Dalam Islam menangis memiliki berbagai tingkatan. Ada menangis termasuk perbuatan dosa dan ada menangis termasuk perbuatan mulia.
Air mata kedua, dan ini yang paling mahal, yaitu air mata kerinduan yang tumpah karena seseorang terharu dan merindukan Tuhannya.
Ia tidak tahu membayangkan bagaimana bisa terjadi tiba-tiba menangis terseduh-seduh merindukan Tuhannya.
Ia lupa dosanya, lupa juga surga dan neraka, yang ada dalam benaknya adalah Sang Maha Agung Allah SWT.
Kedua jenis air mata emas ini hanya bisa dialami oleh orang-orang yang mendapatkan anugerah dan hidayah dari Allah SWT.
Kita berharap dalam bulan Ramadan ini kita bisa mengoleksi kedua jenis air mata itu sebanyak-banyaknya.
Mestinya di bulan Ramadan ini kita lebih banyak menangis ketimbang ketawa, sekalipun penuh dengan lawak dan banyolan yang disuguhkan oleh media-media TV.
Jika air mata selalu kering di atas tumpukan dosa dan maksiat dan jika air mata kerinduan terhadap Tuhan tidak pernah lagi terurai, maka perlu kita melakukan introspeksi.
Apakah kita termasuk orang yang dilukiskan Tuhan sebagai ”di dalam hatinya ada penyakit” (fi qulubihim maradh) atau sudah sampai kepada ’’Allah sudah menutup mati pintu hatinya” (khatamallah ’ala qulubihim).
Mari kita memeriksa mata kita, apakah sudah bersahabat dengan syurga atau bersahabat dengan neraka?
Berita Terkait
Baca juga: Menag Nasaruddin Umar: Qana’ah, Kunci Kekayaan Sejati dan Kebahagiaan Batin
Baca juga: Pesan Menyentuh Ramadan dari Nasaruddin Umar: Kendalikan Lidah, Diam Itu Emas
Baca juga: Pesan Ramadan Menag Nasaruddin Umar: Puasa dan Kekuatan Imajinasi Spiritual
Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita
Ramadan 1447 H
Ramadan 1447 Hijriah
Ramadan 2026
Ramadan
Nasaruddin Umar
menangis
Allah
Tuhan
agama
Islam
air mata
| Arus Balik, 15 Bus Angkutan Malam Hari Disiagakan di Terminal Kampung Rambutan |
|
|---|
| Hari Kedua Lebaran 2026, Banjir Kepung Kampung Jati Jaktim, Warga Gagal Silaturahmi |
|
|---|
| Tradisi Idulfitri Warga Duta Kranji, Bersalaman di Jalan Bentuk Barisan Panjang |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa Jakarta di Hari Terakhir Ramadan, Jumat 20 Maret 2026: Azan Magrib Pukul 18.07 WIB |
|
|---|
| FOTO Jelang Lebaran, Pedagang Kulit Ketupat di Palmerah Kebanjiran Pembeli |
|
|---|