Teriakan Sang Nenek Kagetkan Warga: Mulut Muntah Darah, Luka Leher dan Gigi Palsu Copot
Nenek berusia 73 tahun diduga menjadi korban perampokan di sebuah rumah Jalan Ngagel Tama Utara Surabaya, Kamis (5/3/2020).
Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Muhammad Zulfikar
"Kami masih mendalami lebih lanjut untuk barang berharga yang hilang. Saat ini korban masih fokus menjalani perawatan,"tandas Sudamiran.
• Buntut Demo Buruh di Tangerang Ricuh, Polisi Tangkap Empat Tersangka
• Penjualan Tisu Basah Meningkat Terkait Virus Corona: Ternyata Cuma Bersihkan Bagian Ini
Sebelumnya, Lila pembantu korban Zulvida (73) yang alami luka parah di bagian kepala dalam kasus nenek dirampok di rumahnya, menceritakan kejadian yang menimpa majikannya itu kepada warga.
Salah satu warga yang mendengar cerita Lila mengatakan jika korban sempat berusaha menutup pintu setelah pelaku berusaha masuk.
Karena usia yang renta, korban akhirnya kalah dan dihajar pelaku dengan membenturkan kepala korban beberapa kali ke lantai serta diinjak.
"Korban kan sudah tua, jadi kalah tenaga begitu. Terus setelah dihajar itu di meja ada tas sama dompet dan dibawa sama pelaku," kata Sulwati warga setempat.
Setelah kabur, korban kemudian bangkit dan minta tolong ke warga sekitar.
"Katanya juga bawa pisau pelakunya. Tapi kita belum tahu lukanya benturan atau kena sajam. Yang pasti tadi keluar itu sudah mulutnya keluar darah banyak. Itu wajahnya penuh darah sama gigi palsunya copot," tambahnya. (TribunJatim.com)