Oknum Polisi Tega Bunuh Dua Wanita Muda, Jasad Dibuang ke Pinggir Jalan, Warga Takut Mendekat
Seorang oknum polisi tega membunuh dua wanita yang masih berusia muda di Sumatera Utara, gegerkan Kota Medan.
Lebih lanjut, Rohmad menuturkan ketika dibangunkan ternyata Aprilia sudah tewas, lalu ia dan rekannya langsung melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.
"Kami berusaha membangunkannya dengan cara membunyikan suara klakson mobil namun sosok perempuan tersebut tidak bergerak. Setelah itu kami melaporkan kepada pihak Polsek Medan Barat," pungkasnya.
Kata Tetangga Korban
Tetangga yang juga kerabat korban, Ami menceritakan bahwa dirinya terakhir melihat Aprilia Cinta pada Sabtu (22/2/2021).
Kata Ami, saat itu, Aprilia diajak oleh Riska Fitria untuk pergi.
"Jadi awalnya itu Riska yang ajak Cinta untuk pergi Sabtu sore, katanya mau pergi beli kertas kado. Kalau enggak diajak kian pasti tidak akan seperti ini Cinta itu," tuturnya.
Ia menyebutkan setelah hari itu, Cinta tak kunjung pulang dan akhirnya dirinya mendapatkan kabar bahwa temannya tersebut juga sudah meninggal dunia.
"Setelah itu kami enggak pernah melihat lagi korban, sampai dapat kabar meninggal di Brayan," ungkapnya.
Ami menceritakan, Cinta adalah sosok anak yang baik bahkan bersekolah di sekolah Islamiah Al-Washliyah.
"Dia periang, terus dia sekolah di Sekolah Islam Al-Washliyah, dia itu anak baik," tuturnya.
Penyidikan Intensif
Setelah membuat geger Kota Medan dan Kabupaten Sergai, Polda Sumut melakukan penyelidikan secara intensif terkait penemuan jenazah dua wanita muda tersebut.
Dari hasil penyelidikan, pada 24 Februari lalu, Ditreskrimum Polda Sumut berhasil mengidentifikasi dan mengamankan seorang oknum polisi yang diduga melakukan pembunuhan terhadap Riskia Fitria dan Aprilia Cinta.