Breaking News:

Polres Tangerang Selatan Tangkap 2 Bandar Asal Bekasi, Amankan 10 Kilogram Narkotika

Polres Tangerang Selatan membekuk dua bandar narkotika asal Kota Bekasi yang mengedarkan barang haram itu sampai ke Banten.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
Istimewa
Polres Tangerang Selatan melakukan ungkap kasus penangkapan dua bandar narkotika di Kota Bekasi yang mengedarkan barang haram itu sampai ke Banten, Rabu (14/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Polres Tangerang Selatan membekuk dua bandar narkotika asal Kota Bekasi yang mengedarkan barang haram itu sampai ke Banten.

Dari penangkapan, polisi mendapatkan tiga kilogram narkotika jenis sabu dan tujuh kilogram ganja kering.

Total 10 kilogram barang haram tersebut merupakan barang bukti yang didapatkan Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan dari daerah Kota Bekasi, Jawa Barat.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Iman Imanuddin mengatakan, pihaknya mengamankan dua bandar narkoba yakni AK dan AS.

"Tersangka kami jerat dengan pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 subsider pasal 111 ayat 2 juncto pasal 132 Undang-undang Narkotika nomor 35 tahun 2009," ujar Iman di Mapolresta Tangerang Selatan.

Baca juga: Tingkatkan Kolaborasi dengan Penghuni, Cara Pengelola Apartemen di Jakarta Dukung PPKM Darurat

Baca juga: Polisi Tidak Temukan Tanda-tanda Kekerasan pada Tubuh Pria 55 Tahun yang Tewas di Senen

Baca juga: Vaksinasi Gratis Untuk Masyarakat Umum Digelar di Bandara Halim Perdanakusuma

Keduanya pun terancam hukuman penjara seumur hidup atau 20 tahun.

Sementara, Kasat Narkoba Polres Tangerang Selatan, AKP Amantha Wijaya Kusuma menerangkan, kalau barang bukti yang dimusnahkan ini adalah pengembangan dari penangkapan di Bintaro.

"Kemudian pada Kamis (24/6/2021) kami berhasil amankan tersangka atas nama AK di Kota Bekasi. Dari pelaku itu kami sita tiga bungkus plastik teh China warna hijau dengan barang bukti 3.126 gram sabu," ungkap Amantha.

Setelah mengumpulkan informasi dari AK, polisi lanjut mengembangkan kasus ini dan mengarah ke seorang bandar sabu di Kota Bekasi.

Tak berselang lama, polisi berhasil membekuk bandar sabu di Kota Bekasi bernama AS.

Dari tangan AS, polisi menemukan barang bukto delapan paket ganja seberat 7,3 kilogram.

"Berdasarkan keterangan tersangka AS bahwa barang bukti narkotika jenis ganja itu didapat dari seorang bandar lain berinisial GL dan JM yang saat ini dalam pengejaran," sambung Amantha.

Pada kesempatan yang sama, polisi juga memusnahkan barang bukti peredaran narkotika yang telah putus di persidangan.

Adapun barang bukti yang dimusnahkan adalah 2,5 kilogram sabu dan 27 kilogram ganja dari empat orang tersangka.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved