Breaking News:

Cerita Kriminal

Kendarai Motor di Depan Puskesmas, ASN Tumbang Dianiaya Pria Sakit Hati: Pelaku Sudah Lama Menunggu

Seorang aparatul sipil negara (ASN) tumbang dianiaya ketika dirinya sedang mengendarai sepeda motor melintasi sebuah puskesmas.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Tribunnews.com
Ilustrasi garis polisi. Seorang aparatul sipil negara (ASN) tumbang dianiaya ketika dirinya sedang mengendarai sepeda motor melintasi sebuah puskesmas. 

Ia mengungkapkan, saat ini oknum petugas yang diduga menganiaya seorang Diplomat Nigeria itu tengah menjalani pemeriksaan oleh Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM.

"Kami mengikuti arahan pimpinan, karena sampai saat ini petugas yang diduga pelaku sedang dimintai keterangan oleh Ditjen Keiimigrasian pusat," ujar dia.

"Jadi nanti akan ada press release. Setahu kami pelakunya laki-laki, itu berdasarkan video yang viral ya. Petugas diplomatnya juga demikian," tuturnya.

Hal senada dikatakan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Jakarta Selatan, Mujiono.

Baca juga: Covid-19 Mengganas, Wali Kota Perintahkan ASN di Depok Khatam Al-Quran Sekali Sepekan Selama Pandemi

"(Kasus dugaan penganiayaan) ini kan sudah diambil alih oleh Ditjen Imigrasi," kata Mujiono.

Video terkait dugaan penganiayaan oleh oknum petugas Kantor Imigrasi Jakarta Selatan juga viral di media sosial.

Akun YouTube Channels Television mengunggah video tersebut 10 Agustus 2021.

Dalam video itu terlihat seorang pria dipegangi tangan dan kakinya oleh tiga orang yang diduga sebagai pelaku.

Ilustrasi Imigrasi
Ilustrasi Imigrasi (Shutterstock)

Ketiga orang tersebut juga menekan leher pria berkulit hitam ke kursi mobil.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta Ibnu Chuldun mengklarifikasi bahwa justru diplomat asal Nigeria tersebut yang bertindak arogan dan lebih dahulu melakukan pemukulan terhadap petugas Imigrasi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved