Pilpres 2019

Sempat Kontoversial Tempe Setipis Kartu ATM ala Sandiaga, Gerindra: Itu Kiasan Biar Mudah Dipahami

Jubir Prabowo-Sandiaga Uno mengatakan tempe setipis kartu ATM merupakan metafora semata. Hal itu merupakan kritik untuk pemerintah.

Sempat Kontoversial Tempe Setipis Kartu ATM ala Sandiaga, Gerindra: Itu Kiasan Biar Mudah Dipahami
Tangkapan layar YouTube KompasTV
Ferry Juliantono, Jubir Prabowo-Sandiaga Uno sekaligus Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra 

TRIBUNJAKARTA.COM - Calon wakil presiden nomor urut 2 Sandiaga Uno sempat mengeluarkan pernyataan tempe yang setipis kartu ATM.

Pernyataan Sandiaga Uno disampaikan pada medio September 2018, menyusul nilai tukar rupiah yang tembus Rp 15 ribu per dollar AS.

Pernyataan Sandiaga Uno itu sempat menuai reaksi dari banyak kalangan.

Dalam tayangan Kompas Petang Saling Klaim Paling Merakyat Antara 2 Paslon Pilpres yang dipandu Aiman di Kompas TV pada Selasa (16/10/2018) malam, pernyataan tersebut kembali diangkat.

Dalam acara itu turut hadir politikus PDI Perjuangan Adian Napitupulu dan Jubir Prabowo-Sandiaga Uno Ferry Juliantono.

Adian Napitupulu menyindir calon pasangan nomor urut 2, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno merupakan calon yang berasal dari kalangan atas atau orang kaya.

Ia pun menyebut pihak Prabowo-Sandiaga Uno tak paham atas tempe setipis kartu ATM yang pernah disebut cawapres nomor urut 2 tersebut.

"Makanya dia tidak bisa membedakan antara kartu ATM dan tempe. Itu contoh kecil kan," ujar Adian dikutip TribunJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV, Rabu (17/10/2018).

"Bagaimana, dia bisa enggak ngurus tempe? Kayaknya belum pernah tuh. Makanya dia bandingkan tempe setipis kartu ATM. Ini kan contoh yang tidak masuk di akal," sambung Adian.

Ferry Juliantono memberi tanggapan bahwa Sandiaga Uno sebenarnya sudah akrab dengan ranah pasar.

Halaman
1234
Penulis: Erlina Fury Santika
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved