Breaking News:

Hari ke-3 Demo, Ratusan Pekerja PT Tang Mas Tuntut Pelunasan Pesangon dan 2 Bulan Gaji

Diketahui, aksi demo ini merupakan kali ke tiga pada pekan ini, dan sudah berlangsung sejak dua hari lalu, pada Selasa (15/12/2020).

istimewa
Aksi demo ratusan pekerja dan mantan pekerja PT Tang Mas 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, TAPOS – Unjuk rasa ratusan pekerja PT Tang Mas di Jalan Raya Bogor-Jakarta, Tapos, Kota Depok, masih berlanjut hingga siang hari ini.

Diketahui, aksi demo ini merupakan kali ke tiga pada pekan ini, dan sudah berlangsung sejak dua hari lalu, pada Selasa (15/12/2020).

Ratusan pekerja yang berdemo ini terbagi menjadi dua bagian. Sebagian masih berstatus pekerja aktif, dan sebagian besar lainnya merupakan mantan pekerja di PT Tang /mas.

Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Depok, Wido Pratikno, mengatakan, para mantan pekerja PT Tang Mas menuntut pembayaran pesangon yang tak kunjung dibayarkan oleh perusahaan.

"Selama dua tahun, ada pesangon belum dibayar. Awalnya kami masih bertahan karena kami berpikir biar pekerjaan bisa berjalan lancar," kata Wido dikonfirmasi wartawan, Kamis (17/12/2020).

Menurut Wido, bilamana pembayaran dilakukan secara benar, maka tak akan ada aksi mogok kerja semacam ini.

"Ini sudah sejak dua tahun lalu. Kalau diselesaikan dengan hukum yang benar maka tidak ada lagi seperti ini. Akhirnya terjadi aksi-aksi seperti ini," imbuhnya.

Wido menyebut bahwa perusahaan telah berbuat zalim pada para karyawannya.

Pasalnya, para pekerja yang telah menguras tenaga tak mendapat balasan setimpal alias pesangon yang sesuai.

"Mereka sudah keluarkan keringatnya tapi tidak dibayar, ini kan zalim," kata Wido.

Baca juga: Keluarga Korban Pembunuhan Ibu Hamil: Kalau Ada yang Lebih Berat dari Hukuman Mati Kami Ajukan

Baca juga: Kaleidoskop 2020, Alun-Alun Kota Depok yang Beroperasi Selama 2 Bulan Imbas Pandemi Covid-19

Baca juga: Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Kunci Penting Membangun Ekosistem Pembelajaran Daring

Masih soal pembayaran, pekerja aktif PT Tang Mas juga menuntut gaji yang tak kunjung diberikan selama dua bulan terakhir oleh perusahaan.

"Sekarang sekitar 200 (pekerja aktif yang unjuk rasa), ditambah yang kemarin ter-PHK, jadi 400-an," pungkasnya.

Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved