Pelanggan Tusuk PSK Online

Mau Enak Tapi Tak Bermodal, Djodi Tusuk PSK 14 Kali Setelah Bercinta Semalaman di Apartemen Ciputat

Hanya mau enaknya saja adalah kalimat yang tepat untuk menggambarkan perbuatan Djodi Cahyadi (28) kepada seorang pekerja seks komersial (PSK).

TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Djodi, tersangka kasus penganiayaan saat gelar rilis di Mapolres Tangsel, Serpong, Kamis (22/4/2021). 

"Kalau dari informasi pengelola (Indekos) dia (korban) baru satu minggu tinggal di situ," kata Monang kepada wartawan.

Korban SS, lanjut Monang, berasal dari Kabupaten Purwakarta.

Aktivitas selama tinggal di kos kurang begitu diketahui warga sekitar.

Indekos TKP pembunuhan cewek BO di Gang Rahayu, RT 04 RW 01, Kelurahan Margamulya, Bekasi Utara, Kota Bekasi.
Indekos TKP pembunuhan cewek BO di Gang Rahayu, RT 04 RW 01, Kelurahan Margamulya, Bekasi Utara, Kota Bekasi. (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

"Kalau kenal kurang begitu tahu, tapi warga sekitar situ bilang paling kalau keluar dia beli makan aja, abis itu naik lagi ke atas," terang Monang.

Untuk diketahui, Indekos tempat ditemukannya jasad SS berada di lantai dua kamar nomor 12 yang juga sekaligus tempat penitipan sepeda motor.

"Jadi itu dulu hanya penitipan motor saja, baru sekitar satu tahun pemiliknya Haji Jamal membuat kost-an," tuturnya.

Indekos milik Haji Jamal memiliki puluhan kamar di lantai dua dan tiga, sedangkan lantai bawahnya digunakan sebagai penitipan motor.

Monang mengaku, selama ini pengelola indekos tidak begitu peduli terkait data kependudukan penguni indekos.

"Nah itu yang jadi masalah, jadi kita enggak pegang sama sekali data penghuninya, karena memang enggak pernah lapor ke RT," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved