Cerita Kriminal

3 Oknum TNI Penabrak Sejoli Berhadapan dengan Jenderal Andika: Dipecat & Dituntut Hukuman Mati

Sebanyak tiga orang pelaku penabrakan sejoli di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, merupakan oknum TNI AD.

TribunJabar
Press conference di Polda Jabar yang dihadiri perwira Kodam III Siliwangi di Mapolda Jabar, Jumat (24/12/2021) terkait kasus tabrak lari dua sejoli di Nagreg. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Sebanyak tiga orang pelaku penabrakan sejoli di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, merupakan oknum TNI AD.

Ketiganya kini harus berhadapan dengan ketegasan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Para pelaku langsung diproses di instansi tempatnya bertugas masing-masing.

Bukan hanya itu, sanksi maksimal siap diterapkan, dari mulai pemecatan dari militer hingga tuntutan pidana dengan hukuman maksimal hukuman mati.

Kronologi Penabrakan Sejoli Hingga Dibuang ke Sungai

Sejoli itu adalah Handi Saputra (16) dan Salsabila (14). Mereka menjadi korban kecelakaan lalu lintas pada Rabu (8/12/2021) sekitar pukul 15.30 WIB di Jalan Raya Nagreg.

Setelah menabrak korban pelaku membuang jasad keduanya ditemukan di Sungai Serayu, di titik berbeda pada Sabtu (11/12/2021).

Handi Saputra ditemukan tewas di Sungai Serayu Desa Banjarparakan, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas.

Baca juga: 3 Bandar Narkoba Diringkus Polisi: Sabu 1 Kilogram untuk Tahun Baru Disita, Terancam Hukuman Mati

Sementara itu, Salsabila  ditemukan tewas di muara Sungai Serayu, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap.

Awalnya, korban dibawa oleh mobil yang menabraknya ke rumah sakit.

Namun, setelah dicari di beberapa rumah sakit, korban tak ada.

Menurut saksi mobil yang menabrak dan membawa korban berisi tiga orang.

Baca juga: 2 Anggota Mabes Polri yang Diduga Keroyok Remaja Diperiksa Propam, Mobil Dirusak Sampai Hancur

Sosok ketiganya diungkapkan oleh seorang saksi di lokasi kejadian yang melihat langsung proses evakuasi korban ke dalam mobil berpelat B 300 Q tersebut.

SI (25) seorang saksi mengatakan dirinya melihat secara langsung proses evakuasi korban.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved