TOPIK
Hepatitis di Depok
-
Ia mengatakan, masyarakat harus segera mencuci tangan menggunakan sabun setelah melakukan kontak fisik dengan penderita Hepatitis A.
-
Kementerian Kesehatan mengimbau warga waspada, setelah Depok menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) atas wabah penyakit Hepatitis A.
-
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan temuan kasus Hepatitis A di Kota Depok, Jawa Barat hingga 3 Desember 2019 sebanyak 262 kasus.
-
Terakhir, Novarita mengatakan kasus hepatitis bisa terus bertambah mengingat kondisi cuaca yang mulai memasuki musim penghujan.
-
Kasus ratusan murid SMPN 20 Depok terserang virus hepatitis, mulai menemui titik cerah
-
Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Masyarakat Kementerian Kesehatan, Anung Sugihartono menyebutkan saat ini ada 262 kasus Hepatitis A di Depok.
-
"Sesuai dengan ketentuan KLB, artinya semua ditanggung oleh pemerintah," ujar Novarita dikonfirmasi wartawan, Minggu (1/12/2019).
-
Mulanya, kasus tersebut ditetapkan berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) parsial, yang mana artinya hanya terjadi di satu lingkungan saja.
-
RSUD Kota Depok belum izinkan pasien pulang walau kondisi kehsetan beberapa pasien cukup pulih
-
Status KLB tersebut ditetapkan sejak tanggal 20 November 2019 hingga tanggal 20 Januari 2020 mendatang
-
Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Novarita menjelaskan, pihaknya telah mengambil sampel dari 72 orang yang terjangkit gejala hepatitis tersebut.
-
DA masih terbaring lemas di RSUD Kota Depok usai didiagnosis mengidap penyakit hepatitis. Dia mengaku mual setelah minum es.
-
Sembilan siswa SMPN 20 Depok yang keracunan masih dirawat. RSUD Kota Depok belum konfirmasi kapan pasien bisa pulang
-
Shofa Syarila Basyir (14) masih terbaring lemas di Ruang Isolasi Pasien Hepatitis RSUD Kota Depok. Masih ada 9 murid yang menjalani perawatan.
-
keputusan tersebut diambil lantaran kekhawatiran pihak sekolah terhadap virus hepatitis A yang semakin menyebar.
-
Sebanyak delapan pasien Hepatitis A berstatus siswa SMPN 20 Depok menjalani rawat inap di RSUD Kota Depok sejak Senin, 18 November 2019.
-
Penghargaan tersebut dinilai belum pantas oleh Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DRPD) Kota Depok Fraksi Partai Demokrasi Indonedia Perjuangan (PDIP)
-
Kasus penyakit hepatitis menyerang ratusan murid SMPN 20 Depok. Berikut cara penularan dan pencegahannya.
-
Buntut kasus penyakit hepatitis menyerang ratusan murid SMPN 20 Depok, hingga kini masih ada sejumlah murid yang menjalani perawatan insentif.
-
Fachrudin menjelaskan, gejala yang dialami oleh putranya adalah lemas, pusing, demam, hingga sakit perut dan buang-buang air selama tiga hari.
-
Kronologi Ratusan Murid SMPN 20 Kota Depok Terindikasi Hepatitis A, Hingga Dinkes Tetapkan Kejadian Luar Biasa.
-
Saat ini, kasus tersebut pun tengah menjadi sorotan dan pihak Dinas Kesehatan Kota Depok telah turun tangan menanggulanginya.
-
Novarita mengatakan, untuk mencegah virus Hepatitis tersebut menyebar bisa melalui dengan cara cuci tangan.
-
Ratusan murid Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 20 Kota Depok, Pancoran Mas, terindikasi mengidap penyakit hepatitis
-
Hasil uji sampel 70 murid SMPN 20 Depok yang terindikasi mengidap penyakit Hepatitis, 20 di antaranya dinyatakan positif.
-
awal mula penyakit tersebut diketahui adalah pada hari Senin satu pekan yang lalu ketika upacara tengah berlangsung di sekolah tersebut
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved