TOPIK
Kontroversi Anggaran DKI Jakarta
-
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI (Disparbud) Jakarta Edy Junaedi mengundurkan diri dari jabatannya.
-
Dengan suara berat dan raut muka sedih, Mahendra mengumumkan pengunduran dirinya di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat.
-
Dengan suara berat dan raut muka sedih, Mahendra mengumumkan pengunduran dirinya di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat.
-
Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino menyarankan Pemprov DKI Jakarta untuk segera membuka dokumen anggaran ke publik.
-
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menganggap sistem anggaran digital atau e-budgeting terlalu detail karena sampai satuan ketiga.
-
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Syaiful Hidayat lantas menanggapi pertanyataan Anies Baswedan itu.
-
Inggard Joshua pernah diperika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait uang suap kepada DPRD DKI Jakarta senilai Rp 5 miliar.
-
Diajak 'Berantem' di Dalam Oleh Politisi Gerindra Terkait Anggaran Lem Aibon, Ini Tanggapan Politisi PSI William Aditya Sarana.
-
Menurutnya, anggaran ini rawan diselewengkan dan dana sebesar itu seharusnya bisa digunakan untuk kepentingan lain yang lebih urgent.
-
PSI menyesalkan Gubernur DKI Anies Baswedan yang mengalihkan isu dan menyalahkan anak buah terkait anggaran Rp 82,8 miliar untuk pembelian lem Aibon
-
kajian itu dilakukan untuk mengantisipasi regenerasi kota pascapemindahan ibu kota
-
Inggard Joshua pernah diperika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait uang suap kepada DPRD DKI Jakarta senilai Rp 5 miliar.
-
Ia pun menyebut, seharusnya Pemprov DKI berterimakasih kepada Fraksi PSI DPRD lantaran telah membantu mempublikasikan usulan anggaran calon APBD 2020
-
dirinya tetap menghargai kritikan yang disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi A Inggard Joshua kepada dirinya tersebut
-
Pasalnya, pengawasan yang ketat harus dilakukan dalam penyusunan anggaran untuk menghindari adanya penggelembungan dana
-
Dengan berbagai pengalamannya tersebut, membawa William terlibat di dunia politik praktis, khususnya terjun menjadi caleg.
-
Bahkan masyarakat bisa tahu, Pemprov DKI Jakarta yang dipimpin Anies Baswedan bisa mengusulkan pembelian lem aibon Rp 82,8 miliar
-
"Jadi di sini kalau saya lihat, pak Anies kebobolan ya," kata Ima Mahdiah
-
Diajak 'Berantem' di Dalam Oleh Politisi Gerindra Terkait Anggaran Lem Aibon, Ini Tanggapan Politisi PSI William Aditya Sarana.
-
Sosok politisi muda William Aditya Sarana mencuri perhatian publik karena aksinya mengungkap beberapa kejanggalan anggaran.
-
"Saya berharap forum yang kencang itu di ruangan ini. Kita mau berantem ya berantem di ruangan ini, jangan berantem di luar," kata dia
-
Alasan Gerindra yang mulai kritisi Anies Baswedan membuat pembawa acara justru heran dan menanyakan hal ini.
-
Menanggapi hal tersebut, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyebut, Gubernur DKI Anies Baswedan terlalu pintar.
-
Anies Kambing Hitamkan sistem warisan Ahok terkait anggaran lem aibon, BTP : baik jika input datanya tidak ada niat maling
-
Tidak hanya lem aibon dan pulpen, ini sejumlah anggaran dari KUA PPAS DKI Jakarta yang dianggap tak wajar, Buzzer Rp 5 Miliar hingga Antivirus Rp 12 M
-
Ahok menerangkan, sistem e-Budgeting justru diperlukan agar penggunaan anggaran di DKI Jakarta diketahui publik.
-
Gara-gara anggaran lem Aibon bocor ke Publik, Anies Baswedan Salahkan E-Budgeting warisan Ahok, Padahal KPK memuji.
-
Beda Transparansi Anggaran Era Ahok dan Anies: Awalnya Bebas Diakses, Kini Harus Tunggu Sah Dulu
-
Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso menyatakan terkejut melihat jumlah usulan anggaran pengadaan lem aibon
-
Bila Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih membutuhkan tenaga TGUPP, Gembong menyebut, Pemprov DKI bisa menggunakan dana operasional gubernur.