Ramadan 2021
Pedagang Sayur Ini Bersikeras Tetap Mudik Demi Tuntaskan Rindu Bertemu Anak dan Istri
Pria 50 tahun itu tengah menunggu kedatangan busnya di terminal bayangan Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan.
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
Jafar hanya bermodalkan keyakinan bahwa dirinya sehat tidak membawa virus.
"Mudik, tahun lalu larang-larangan mudik, ya Alhamdulillah," ujarnya.
Perjalanan sekira enam jam menuju Pati. Tidak ada rasa khawatir atau gelisah. Jafar hanya tak sabar ingin mengetuk pintu rumah.
Setelah sampai nanti, Jafar enggan buru-buru kembali ke Ciputat.
Baca juga: Ingat Larangan Mudik Lebaran Mulai 6 Mei 2021, Simak Lagi Rincian Aturannya
Ia ingin menghabiskan waktu lebih banyak berkebun di kampung.
"Enggak tentu Pak, saya kan orang kampungan, nanem jagung dulu apa nanem cabe dulu. Namanya orang tani ya Pak," kata Jafar.
Jafar tersenyum ketika ada bus besar warna hitam menepi.
Baca juga: Puncak Mudik di Terminal Bayangan Cimanggis Tangsel Sudah 3 Hari Lalu, PO Panen Penumpang
Bus dengan jejeran boneka putih menggemaskan di depan dasbornya itu yang akan mengantarkan Jafar ke Pati, ke istri dan tiga anaknya.
"Itu bus saya."