TOPIK
Banjir di Bekasi
-
Banjir merendam perumahan Pondok Benda dan Kemang IFI di Bekasi, Jawa Barat, akibat luapan dari Kali Bekasi, pada Selasa (4/3/2025).
-
Kondisi darurat banjir di Bekasi, Jawa Barat, kini sudah menyentuh 20 titik di sejumlah wilayah, pada Selasa (4/3/2025).
-
Dikutip dari Kompas TV, banjir disebabkan karena luapan dari Kali Bekasi karena tak mampu menahan debit air yang naik sejak pukul 03.00 WIB.
-
Banjir di Kota Bekasi tidak hanya merendam permukiman, ribuan makam di Taman Pemakaman Umum (TPU) Jatisari, Kecamatan Jatiasih.
-
Banjir kiriman merendam pemukiman warga di Kampung Lebak, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi pada Senin (3/3/2025).
-
Hujan dengan intensitas lebat terjadi di wilayah Kabupaten Bekasi, 10 pemukiman terendam banjir pada Jumat (24/2/2023).
-
Penghentian proyek yang dikerjakan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) ini berlaku mulai hari ini, Senin, (2/3/2020) hingga 14 hari ke depan.
-
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi ketika ditanya soal banjir besar yang melanda wilayahnya di awal tahun baru dan di penghujung Februari 2020 ini.
-
Penyempitan sipon ini menurut Rahmat cukup parah, beberapa bahkan sampai menutup saluran air hingga separuhnya.
-
Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga berjanji akan membantu penanggulangan bencana banjir di Kota Bekasi
-
Banjir yang terjadi di Kota Bekasi disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya proyek stategis nasional yang melintasi wilayah tersebut.
-
Korban pertama kali dikabarkan tengelam pada, Selasa, (25/2/2020), sekira pukul 16.00 WIB saat tengah bermain bersama teman-temannya.
-
Ketua RW 02 Zulkarnain Irawan, mengatakan, banjir mulai surut sejak semalam sekira pukul 19.00 WIB setelah debit air di Kali Cakung menurun.
-
Banjir hebat kembali terjadi di wilayah Kota Bekasi, pada, Selasa (25/2/2020), kemarin.
-
Hingga bulan kedua tahun 2020, Kota Bekasi sudah dilanda banjir besar yang menyebabkan sebagian besar wilayahnya terendam.
-
90 titik banjir itu tersebar di 12 kecamatan di Kota Bekasi, sebagian diantaranya masih tergebang seperti di Perumahan Dosen IKIP, Bumi Nasio.
-
Pemerintah Kota Bekasi mencatat, total terdapat 90 titik banjir yang terjadi wilayahnya sejak, Selasa, (25/2/2020), kemarin.
-
Warga Korban banjir di Perumahan Harapan Baru 2 sejauh ini masih bertahan secara swadaya menghadapi banjir di pemukimannya, Rabu(26/2/2020).
-
Ketinggian air di hari kedua banjir masih sekitar satu meter dan membuat aktivitas warga perumahan lumpuh total.
-
Kondisi jalan utama penghubung Jakarta dan Bekasi sudah sepenuhnya dapat dilintasi kendaraan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.
-
Dinas Pendidikan Kota Bekasi mencatat, sebanyak 391 gedung sekolah terendam mulai dari TK hingga SMP.
-
Seorang bocah SD bernama Muhammad Jamil (9), meninggal setelah terseret arus selokan di Jalan Guntur belakang Stadion Patriot Bekasi
-
Perumahan tersebut merupakan daerah rawan banjir yang hampir setiap musim hujan tergenang akibat luapan Kali Cakung
-
Jalan Raya Jatimekar depan Perumahan Bumi Nasio Indah, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi terendam banjir hampir setinggi 50 sentimeter.
-
Banjir setinggi dua meter merendam kawasam Perumahan Bumi Nasio Indah di Jalan Raya Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Selasa, (25/2/2020).
-
Jalan Raya Jatimekar Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi lumpuh total akibat terendam banjir yang cukup parah, Selasa, (25/2/2020).
-
Sejumlah wilayah di Kota Bekasi terdampak banjir cukup parah usai hujan lebat yang melanda sejak kemarin malam.
-
Kontur jalan yang rendah juga membuat posisi ruas Jalan Kalimalang kolong Tol JORR jadi tempat berkumpulnya air.
-
Jalan KH Noer Ali di Kalimalang, tepatnya di Kolong Tol JORR Kota Bintang, Bekasi terendam banjir setinggi satu meter, Selasa (25/2/2020).
-
Sejumlah ruas jalan utama di Kota Bekasi tergenang banjir, seperti Jalan KH Noer Ali Kalimalang dan Jalan Jenderal Ahmad Yani, Selasa, (25/2/2020).
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved